Dinding MEA 2015

Rabu, 28 Januari 2015 - 11:14 WIB
Dinding MEA 2015
Dinding MEA 2015
A A A
Puspita Sari
Mahasiswi Fakultas Peternakan. Universitas Airlangga Surabaya

Tahun Baru 2015 merupakan tahun yang paling dinantinanti oleh para pengamat ekonomi sekaligus para peminat dalam sektor tersebut.

Persaingan terhadap pasar bebas ASEAN yang nantinya akan berpengaruh terhadap perdagangan di Indonesia menjadi hal yang harus diperhatikan oleh pemerintah serta perusahaan-perusahaan yang akan ikut berpartisipasi pada perdagangan antar negara di ASEAN ini.

Serbuan barang-barang asing yang akan membanjiri pasar nasional yang akan berdampak pada hasil perekonomian negara, juga menjadi suatu topik terhangat untuk dibahas. Akan tetapi, beberapa hal yang menjadi momok terbesar bagi para perusahaanperusahaan yang berkecimpung di sektor ekonomi dan perdagangan. Ada beberapa hal yang patut diperhatikan oleh perusahaan-perusahaan tersebut.

Pertama, pemberian modal yang dilakukan oleh pemerintah ataupun instansi-instansi yang terkait dengan produksi barang impor dan ekspor merupakan salah satu syarat perusahaan dapat mengembangkan usahanya. Kurangnya pemberian modal yang dilakukan oleh pemerintah, banyak berakibat beberapa perusahaan gulung tikar.

Kedua, lapangan kerja merupakan salah satu faktor yang harus dilakukan oleh pemerintah sekaligus pengusaha-pengusaha untuk mengurangi angka pengangguran yang semakin meningkat. Setiap perusahaan yang menjadi pusat perkembangan dan pemasok barang-barang yang akan dikirim ke luar negeri ataupun antar wilayah wajib menambah karyawan yang ahli di bidangnya.

Ketiga, kemampuan masyarakat Indonesia untuk “menerjang” arus perdagangan yang akan membanjiri pasar Indonesia sendiri. Suatu kemampuan yang perlu dibina oleh masyarakat dan pemerintah sebagai upaya untuk memberikan kemudahan untuk menghadapi pasar bebas ASEAN ini.

Kemampuan yang seharusnya dimiliki oleh masyarakat Indonesia sendiri, di antaranya penguasaan bahasa asing, peningkatan potensi diri yang bisa dilakukan bersama-sama dengan masyarakat sekitar, menggali potensi sumber daya manusia baik secara individu maupun kelompok.

Ekonomi di Indonesia saat ini memang sedang diuji oleh kehadiran MEA 2015 yang mengguncang perdagangan Indonesia. Kesiapan dari seluruh masyarakat serta pemerintah haruslah diperbaiki dan memberikan kontribusi yang layak demi membangun perekonomian negeri yang subur dan tak akan mati oleh gerusan MEA 2015.

Harapan dari semua pihak agar Indonesia mampu menjadi negeri yang makmur dan dapat melewati MEA ini tanggung jawab kita semua sebagai warga negeri Indonesia.
(ars)
Berita Terkait
Tiga Poros di Pilpres...
Tiga Poros di Pilpres 2024 Dinilai Rasional dan Memungkinkan
Mahasiswa Doktoral Unhan...
Mahasiswa Doktoral Unhan Sebut Pentingnya Pengembangan Pertahanan Maritim
Lokalisasi Terbesar...
Lokalisasi Terbesar di Pantura Timur Dirobohkan, Situasi Sempat Memanas
Capres Poros Ketiga...
Capres Poros Ketiga Pilpres 2024 Belum Terlihat
Soal Poros Partai Islam,...
Soal Poros Partai Islam, Inisiator Partai Ummat Bilang Begini
Poros Islam Ingin Usung...
Poros Islam Ingin Usung Capres-Cawapres di Pilpres 2024? PKB Jadi Penentu
Berita Terkini
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved