Basarnas Evakuasi 6 Jenazah dari Badan Pesawat

Jum'at, 23 Januari 2015 - 11:36 WIB
Basarnas Evakuasi 6...
Basarnas Evakuasi 6 Jenazah dari Badan Pesawat
A A A
PANGKALAN BUN - Badan SAR Nasional (Basarnas) kemarin menemukan enam jenazah di dalam badan pesawat AirAsia QZ8501. Namun, bodi pesawat belum bisa diangkat dari dasar laut.

Direktur Operasional Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Pertama SB Supriyadi mengatakan bahwa mengevakuasi korban yang ditemukan, penyelam dari tim SAR gabungan masih terus mencoba memeriksa badan pesawat untuk menemukan jenazah lain. “Kita juga masih coba susuri badan pesawat, belum semuanya (disusuri), terkendala arus dan visibility,” ujarnya kemarin.

Dengan demikian, hingga hari ke-26 pencarian dan evakuasi korban AirAsia QZ8501, tim SAR berhasil menemukan dan mengevakuasi 59 jenazah. Namun, upaya pengangkatan badan pesawat belum dapat terlaksana akibat cuaca buruk. Selain itu, arus di dasar laut tempat badan pesawat ditemukan sangat kuat.

Kepala Basarnas Marsekal Madya FHB Soelistyo sebelumnya menyebutkan tiga opsi untuk pengangkatan badan pesawat. Pertama, evakuasidilakukan tim penyelam TNI AL dengan balon pengapung dengan cara sama untuk mengangkat ekor pesawat. Kedua , menggunakan crane dari atas kapal ponton.

Opsi ketiga , yang kemudian diambil sebagai cara mengangkat badan pesawat, yakni dengan mendatangkan 12 balon pengapung dan penyelam dari Batam untuk membantu mengangkat badan pesawat tersebut. Sementara itu, enam jenazah yang ditemukan dibadan pesawat AirAsia QZ8501 dievakuasi ke RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.

“Tadi sudah dievakuasi ke rumah sakit,” kata Direktur RSUD Sultan Imanuddin Suyuti Syamsul di Pangkalan Bun kemarin. Empat jenazah tiba sekitar pukul 14.00 WIB, kemudian disusul dua jenazah lainnya. Jenazah langsung diperiksa di ruang Posko DVI di rumah sakit tersebut. Seperti prosedur penanganan sebelumnya, kata Suyuti, rumah sakit mempersiapkan dan mengemas jenazah yang berhasil dievakuasi sehingga siap kapan pun jika ingin diberangkatkan ke Surabaya, Jawa Timur.

Jika ternyata pemberangkatan ditunda, jenazah dimasukkan ke lemari pendingin (cold storage). Tim yang bertugas di Posko DVI yang ada di rumah sakit hanya melakukan identifikasi jenis kelamin dan mendata properti yang ada pada jenazah. Sedangkan identifikasi rinci dilakukan oleh Tim DVI di Surabaya.

Sementara itu, Kepala Unit Identifikasi Polres Kotim Aiptu Ferdinan Abineno menginformasikan, enam jenazah tersebut dewasa, terdiri atas empat perempuan dan dua laki-laki. Jenazah sudah mengalami pembusukan lanjut tersebut, namun ditemukan properti seperti pakaian, dompet, jam tangan.

Hanna/Ant
(bbg)
Berita Terkait
Maria Lumowa Berhasil...
Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya
Gagal Lolos PPDB, Siswi...
Gagal Lolos PPDB, Siswi Berprestasi Peraih 700 Penghargaan Putus Sekolah
Paskah Nasional 2022...
Paskah Nasional 2022 Wujud Pemulihan Ekonomi Nasional
BSSN Gelar Simposium...
BSSN Gelar Simposium Nasional Wujudkan Keamanan Siber Nasional
Hari Pelanggan Nasional...
Hari Pelanggan Nasional 2020
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
Berita Terkini
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Sony Sonjaya Siap Jadi...
Sony Sonjaya Siap Jadi Justice Collaborator, Bakal Ungkap Orang Besar yang Jadi Dalang
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved