RI Diminta Cuekin Penarikan Dubes Belanda dan Brazil

Selasa, 20 Januari 2015 - 09:47 WIB
RI Diminta Cuekin Penarikan...
RI Diminta Cuekin Penarikan Dubes Belanda dan Brazil
A A A
JAKARTA - Pemerintah Belanda dan Brazil menarik sementara duta besar (Dubes) dari Indonesia setelah eksekusi enam terpidana mati kasus narkoba.

Sikap tersebut bagian dari protes mereka lantaran pemerintah Indonesia tetap mengeksekusi bandar narkoba tersebut.

Anggota Komisi I DPR, Ahmad Zainuddin menilai wajar sikap diplomatik dan protes negara asing atas kebijakan hukuman mati tersebut.

"Hukuman mati itu adalah salah satu kebijakan positif dan tegas Presiden Jokowi," kata Zainuddin, Selasa (20/1/2015).

Dia mengatakan, penerapan hukuman mati tidak hanya di Indonesia. Sejumlah negara juga melakukan hal sama.

"Beberapa negara lain juga ada yang terapkan hukuman mati, seperti untuk narkoba dan korupsi. Contohlah China," tuturnya.

Dia mengatakan, sikap politik yang tegas maka Indonesia tidak akan dianggap remeh dengan negara asing.

Langkah-langkah tegas juga pernah dilakukan pemerintah pada Orde Lama. "Soal kebijakan hukuman mati ini terkait dengan kedaulatan dan martabat bangsa. Jalankan terus. Jangan terlalu dihiraukan pemanggilan dubes mereka," tuturnya.

Pada Minggu 18 Januari 2015 dini hari pemerintah mengeksekusi mati lima terpidana narkoba di LP Nusakambangan, Cilacap. Pada waktu yang sama seorang terpidana lainnya diekskusi di Boyolali, Jawa Tengah.

Enam terpidana narkoba yang dieksekusi itu terdiri seorang WNI, dan lima lainnya dari Nigeria, Brasil, Belanda, Vietnam, dan Malawi.
(dam)
Berita Terkait
Kriminolog UI: Hukuman...
Kriminolog UI: Hukuman Percobaan 10 Tahun Cukup untuk Rehabilitasi Terpidana
Pakar Hukum Minta Pengadilan...
Pakar Hukum Minta Pengadilan di Indonesia Hindari Vonis Mati
Oknum Polisi Terdakwa...
Oknum Polisi Terdakwa Narkoba Dituntut Mati
Saudi Hapus Hukuman...
Saudi Hapus Hukuman Mati Anak di Bawah Umur
KUHP Baru Berikan Potongan...
KUHP Baru Berikan Potongan Hukuman Terpidana Mati Jika Berkelakuan Baik
Kontras: Perlu Tolak...
Kontras: Perlu Tolak Ukur Objektif Sebelum Hukuman Mati Dijatuhkan
Berita Terkini
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 20266: Ketika...
Perang Iran 20266: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Said Iqbal soal Sinyal...
Said Iqbal soal Sinyal Masuk Kabinet Prabowo: Kita Tunggu Pengumuman Resmi
3 Pati dan Pamen Dimutasi...
3 Pati dan Pamen Dimutasi Kapolri ke Kortastipidkor, Ada Irjen hingga Kombes Pol
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved