Jokowi Makin Tak Berdaya dengan Kepentingan Politik

Minggu, 11 Januari 2015 - 20:28 WIB
Jokowi Makin Tak Berdaya...
Jokowi Makin Tak Berdaya dengan Kepentingan Politik
A A A
JAKARTA - Koordinator Komite Pemilih Indonesia (Tepi) Jeirry Sumampow menilai pemerintahan Joko widodo (Jokowi) semakin menunjukkan keberpihakannya pada elite politik di sekitarnya. Hal ini terlihat dari pemilihan sejumlah pejabat publik yang berasal dari parpol pendukung, bukan profesional sebagaimana janjinya.

“Jokowi makin tidak berdaya dengan kepentingan politik di sekelilingnya dan gejala-gejala ini makin kuat,” ujar Jeirry dalam diskusi yang bertajuk “Politik 2015: Berpihak Kepada Siapa?” di Dre’s Kopitiam Sabang, Jakarta, Minggu (11/1/2015).

Jeirry mengatakan, kalau Jokowi seringkali membuat kebijakan yang tidak sesuai dengan janji-janjinya, publik akan semakin mempertanyakan kemana pemerintahan Jokowi-JK akan berpihak. Sementara, rakyat semakin ditinggalkan seiring dengan kebijakan-kebijakan yang telah dibuatnya.

“Kami mengingatkan pemerintahan Jokowi untuk memihak kepada rakyat. Khususnya pemilihan pejabat-pejabat negara bagi pemerintahan Jokowi lima tahun ke depan,” jelasnya.

Oleh karena itu, sambungnya, rakyat sedang menunggu implementasi kinerja dari Kabinet Kerja. Serta, bukan hanya sekadar reformasi birokrasi tapi revolusi birokrasi, dimana birokrasi harus ditata kembali.

Sebab, hal seperti ini yang dibutuhkan rakyat dari Jokowi jelang 100 hari pemerintahannya, dengan memunculkan agenda penting dalam konteks pemerintahan.

“Jadi, tidak terkesan satu kementerian jalan sendiri-sendiri. Dalam 100 hari atau tiga bulan rakyat memerlukan itu,” tegasnya.

Jeirry menambahkan, kalau tidak ada ketegasan gagasan dan platform dalam program pemerintahan ke depan, maka pemerintah pun akan lebih leluasa dan arogan dalam melakukan agendanya. Bahkan berlawanan dengan kepentingan masyarakat.

“Pemerintahan itu bekerja untuk rakyat bukan bekerja dengan dirinya sendiri,” tutup Jeirry.
(kri)
Berita Terkait
Presiden Jokowi Lantik...
Presiden Jokowi Lantik 4 Pejabat Negara
Isu Reshuffle Kian Santer,...
Isu Reshuffle Kian Santer, Nama-nama Ini Bakal Masuk Kabinet?
Kecewa Kinerja Menterinya,...
Kecewa Kinerja Menterinya, Resuffle Jadi Pilihan Dilematis Jokowi
Ucapan Jokowi Dinilai...
Ucapan Jokowi Dinilai Keras, Seolah Berkata 'Yang Enggak Beres, Ganti'
Ketegasan Jokowi Dibutuhkan...
Ketegasan Jokowi Dibutuhkan untuk Reshuffle Tanpa Gangguan Parpol
Analis Politik ke Jokowi:...
Analis Politik ke Jokowi: Tak Cukup Menegur, jika Perlu Reshuffle Menteri
Berita Terkini
3 Guru Besar Kedokteran...
3 Guru Besar Kedokteran Bakal Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa
Kasus Mega Korupsi BGN...
Kasus Mega Korupsi BGN dan Kitas-Kitap
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved