Hadapi MEA

Sabtu, 10 Januari 2015 - 13:58 WIB
Hadapi MEA
Hadapi MEA
A A A
Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) sudah berada di pintu gerbang. Indonesia harus siap menyambutnya dengan berbagai kemampuan salah satunya pemantapan skill. Di dalam MEA akan terjadi pertarungan sengit dalam bidang ekonomi.

Jika Indonesiatidaksiapdalammenghadapinya, kondisi perekonomiannya akan semakin menurun. Sebagainegara yangkaya akan sumber daya alam, Indonesia haruslah mampu memanfaatkan dan jaya di tengah Masyarakat Ekonomi ASEAN, bukan malah sebaliknya. Untuk memanfaatkan sumber daya alam yang terkandung di dalamnya, Indonesia juga harus membekali sumber daya manusianya agar tidak terjadi eksploitasi oleh negara lain yang hanya ingin mengeruk dan mengambil keuntungan di Indonesia.

Sumber daya alam yang melimpah adalah aset yang dapat dijadikan untuk memajukan Indonesia. Penguasaan skill adalah solusi untuk menstabilkan kondisi perekonomian Indonesia. Di antara skill yang harus dikuasai adalah, pertama, kemampuan berbahasa Inggris. Mengingat bahasa Inggris adalah bahasa internasional yang menghubungkan negara satu dan negara lainnya.

Selain itu, bahasa Inggris juga alat atau sarana untuk menjalankan kerja sama dengan negara asing. Keahlian ini harus dimiliki oleh setiap orang karena kegiatan perekonomian seperti transaksi tidak hanya dilakukan oleh kalangan elite pemerintahan, namun oleh semua masyarakat. Jika rakyat tidak memiliki kemampuan bahasa, akan terjadi kesulitan dalam pemenuhan kebutuhannya.

Kedua, penguasaan terhadap teknologi. Pada 2015 sudah dapat dipastikan bahwa setiap negara termasuk negara yang menjadi bagian dari ASEAN menginginkan ihwal yang serbamudah dalam menjalankan aktivitas kehidupannya. Selain mempermudah, teknologi juga dapat mengefisiensi waktu. Setiap pemuda haruslah menguasai teknologi agar dapat bersaing dengan negaranegara yang tergabung dalam ASEAN.

Dua skill tersebut haruslah dimiliki oleh pemuda Indonesia. Penggemblengan terhadap dua keahlian itu harus dilakukan secara kontinu agar Indonesia mampu survive di tengah Masyarakat Ekonomi ASEAN. Dua hal ini sebagai alat dalam menjalankan kerja sama dengan negara lain. Lebih lanjut penguasaan bahasa Inggris dan teknologi adalah bekal untuk menghadapi MEA yang telah berada di depan mata.

Semoga Indonesia menjadi negara yang lebih mandiri dan mampu untuk bertahan dalam berbagai bidang, khususnya perekonomian. Perekonomian adalah tonggak keberhasilan dalam berbagai bidang seperti pendidikan, kesehatan, kesejahteraan, dan sebagainya. Hadapi MEA 2015 dengan kematangan skill.
(bbg)
Berita Terkait
Mahasiswa Doktoral Unhan...
Mahasiswa Doktoral Unhan Sebut Pentingnya Pengembangan Pertahanan Maritim
Tiga Poros di Pilpres...
Tiga Poros di Pilpres 2024 Dinilai Rasional dan Memungkinkan
Lokalisasi Terbesar...
Lokalisasi Terbesar di Pantura Timur Dirobohkan, Situasi Sempat Memanas
Capres Poros Ketiga...
Capres Poros Ketiga Pilpres 2024 Belum Terlihat
Soal Poros Partai Islam,...
Soal Poros Partai Islam, Inisiator Partai Ummat Bilang Begini
Poros Islam Ingin Usung...
Poros Islam Ingin Usung Capres-Cawapres di Pilpres 2024? PKB Jadi Penentu
Berita Terkini
Jadi Kepala BGN, Nanik...
Jadi Kepala BGN, Nanik Deyang: Saya Sarjana Biologi Bukan Kehutanan
Jadi Kepala BGN, Nanik...
Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang: Mohon Dikoreksi Kalau Kami Salah
Mensesneg Beri Sinyal...
Mensesneg Beri Sinyal Said Iqbal Masuk Kabinet Merah Putih, Jabat Apa?
AMI: Kebudayaan sebagai...
AMI: Kebudayaan sebagai Solusi Krisis Kepribadian Bangsa
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran:...
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran: Program Perhutanan Sosial Jangkau 2 Juta Keluarga Petani
Prabowo Lantik Kepala...
Prabowo Lantik Kepala dan Wakil BGN Baru pada Senin 8 Juni 2026
Infografis
Penyebab Jerman Tak...
Penyebab Jerman Tak Siap Hadapi Perang Dunia III Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved