Publik Ingin Regenerasi Kepemimpinan

Senin, 05 Januari 2015 - 15:58 WIB
Publik Ingin Regenerasi...
Publik Ingin Regenerasi Kepemimpinan
A A A
JAKARTA - Sebagian masyarakat menginginkan agar regenerasi kepemimpinan nasional terus berjalan.

Regenerasi ini ditanggapi antusias karena masyarakat karena adanya keengganan tokoh politik senior untuk memberikan ruang bagi politikus muda untuk berkiprah secara maksimal.

Riset Founding Fathers House (FFH) pada November-Desember 2014 menunjukkan 57,61% responden menilai regenerasi kepemimpinan nasional sangat penting.

Sebanyak 29,81% responden menilai regenerasi penting, 2,11% responden menilai tidak penting, dan 10,36% responden menyatakan tidak tahu.

"Isu regenerasi kepemimpinan nasional tidak bisa dilepaskan dari pelajaran pada pilpres 2004,2009 dan 2014. Tokoh-tokoh yang berada di garis edar capres cawapres masih dikuasai muka lama," tutur peneliti senior FFH, Dian Permata di Kantor FFH, Jakarta Selatan, Senin (5/1/2015).

Namun, kata Dia, tampilnya Joko Widodo (Jokowi) memberikan warna pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014.

Menurut dia, tingginya respons publik tentang isu regenerasi kepemimpinan nasional juga terjadi pada isu pemimpin alternatif masa mendatang.

"Tingginya respons publik tentang isu regenerasi kepemimpinan nasional dan pemimpin alternatif tidak bisa dilepaskan dari faktor keengganan tokoh senior dalam memberikan ruang dan kesempatan tokoh-tokoh muda untuk muncul di permukaan," tuturnya

Dalam riset tersebut juga menunjukkan 83,3% responden menilai perlu pembatasan usia seorang capres cawapres, 16,2% responden tidak tahu, 26,3% responden menganggap usia 40 tahun menjadi usia minimal ideal seorang capres cawapres, 20,6% responden menilai usia 50 tahun, 11,3 % responden menilai 30 tahun, 9,4% responden menilai 45 tahun.

"Usia 35 tahun sebagai syarat minimal menjadi capres cawapres seperti dikutip dalam UU 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden hanya dijawab 5,6% responden," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
Masa Depan Politik di...
Masa Depan Politik di Indonesia: Politik Dinasti?
Rakernas Perdana di...
Rakernas Perdana di Surabaya, Partai Mahasiswa Indonesia Berkomitmen Tingkatkan Partisipasi Politik Anak Muda
Demokrasi Indonesia...
Demokrasi Indonesia Dinilai Masih Diwarnai Politik Identitas
Politik Santuy atau...
Politik Santuy atau Politik Baperan
Mimbar Demokrasi Melawan...
Mimbar Demokrasi Melawan Politik Dinasti
Crab Mentality Penggerus...
Crab Mentality Penggerus Soliditas Bangsa
Berita Terkini
Pengadilan Tinggi Singapura...
Pengadilan Tinggi Singapura Tolak Gugatan Paulus Tanos, Menkum Koordinasi KPK dan Polri
Eks Wakil Kepala BGN...
Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Masih Syok setelah Jadi Tersangka Korupsi
Bahas RUU Polri, Habiburokhman...
Bahas RUU Polri, Habiburokhman Soroti Polisi Aktif di Ormas
Alasan Prabowo Pilih...
Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
Infografis
Publik Arab Senang Israel...
Publik Arab Senang Israel Mengalami Kebakaran yang Hebat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved