Menghadapi MEA

Senin, 05 Januari 2015 - 11:38 WIB
Menghadapi MEA
Menghadapi MEA
A A A
Di dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) bangsa Indonesia sebagai bangsa yang besar harus memiliki karakter yang kuat.

Salah satu yang dapat dilakukan untuk membangun karakter yang kuat tersebut adalah dengan pendidikan karakter. Pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada hard skill, tetapi juga pada soft skill adalah salah satu hal yang dapat membentuk karakter suatu bangsa. Pendidikan yang hanya berorientasi pada hard skill , yaitu menghasilkan lulusan yang hanya memiliki prestasi akademik, harus mulai dibenahi.

Sekarang pembelajaran juga harus berbasis pada pengembangan soft skill (interaksi sosial), sebab ini sangat penting dalam pembentukan karakter anak bangsa sehingga mampu bersaing, beretika, bermoral, sopan, santun, disiplin, dan berinteraksi dengan masyarakat. Pendidikan soft skill (interaksi sosial) bertumpu pada pembinaan mentalitas agar peserta didik dapat menyesuaikan diri dengan realitas kehidupan.

Kesuksesan seseorang tidak ditentukan semata-mata oleh pengetahuan dan keterampilan teknis (hard skill) saja, tetapi juga oleh keterampilan mengelola diri dan orang lain (soft skill). Dalam penerapannya, soft skill tidaklah mudah, sebab banyak tenaga pendidik tidak memahami maksud dari soft skill dan cara penerapannya.

Soft skill merupakan bagian keterampilan seseorang yang lebih bersifat kehalusan perasaan seseorang terhadap lingkungan di sekitarnya. Akibat yang bisa dirasakan adalah perilaku sopan, disiplin, keteguhan hati, kemampuan kerja sama, dan lainnya. Keabstrakan kondisi tersebut mengakibatkan soft skill t idak mampu dievaluasi secara tekstual karena indikator-indikator soft skill lebih mengarah pada proses eksistensi seseorang dalam kehidupannya.

Dengan adanya pendidikan karakter melalui cara diubahnya sistem pendidikan di Indonesia menjadi sistem pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada hard skill, tetapi juga pada soft skill, diharapkan bangsa Indonesia siap untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN di tahun 2015.

Teguh Tresna Puja Asmara
Mahasiswa Ilmu Hukum, Fakultas Hukum. Universitas Padjadjaran
(ars)
Berita Terkait
Tiga Poros di Pilpres...
Tiga Poros di Pilpres 2024 Dinilai Rasional dan Memungkinkan
Mahasiswa Doktoral Unhan...
Mahasiswa Doktoral Unhan Sebut Pentingnya Pengembangan Pertahanan Maritim
Lokalisasi Terbesar...
Lokalisasi Terbesar di Pantura Timur Dirobohkan, Situasi Sempat Memanas
Capres Poros Ketiga...
Capres Poros Ketiga Pilpres 2024 Belum Terlihat
Soal Poros Partai Islam,...
Soal Poros Partai Islam, Inisiator Partai Ummat Bilang Begini
Poros Islam Ingin Usung...
Poros Islam Ingin Usung Capres-Cawapres di Pilpres 2024? PKB Jadi Penentu
Berita Terkini
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Infografis
Rusia dan Korut Akan...
Rusia dan Korut Akan Menghadapi Sanksi Barat Bersama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved