Turunkan Harga BBM Jokowi Cari Popularitas

Jum'at, 02 Januari 2015 - 10:08 WIB
Turunkan Harga BBM Jokowi...
Turunkan Harga BBM Jokowi Cari Popularitas
A A A
JAKARTA - Pemerintah Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi per tanggal 1 Januari 2015.

Padahal, kebijakan menaikkan harga BBM ini baru berjalan efektif kurang dari dua bulan.

Belajar dari pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang beberapa kali menaikkan harga BBM dan menurunkannya menjelang pemilu, tampaknya Jokowi sedang mengikuti pendahulunya dalam menjaga popularitasnya.

"Bisa jadi itu (menjaga popularitas) juga yang dilakukan Jokowi, sebab kenaikan harga BBM mendapatkan resistensi yang masif dari publik," kata pengamat hukum tata negara Sigma, M Imam Nasef kepada Sindonews, Jumat (2/1/2015).

Dengan menurunkan harga BBM di awal tahun, lanjut Nasef, Jokowi berharap dirinya akan tetap populer di mata masyarakat hingga tahun-tahun yang akan datang.

"Pemerintah yang di bawah kepemimpinan Jokowi bisa saja tidak mau popularitasnya menurun akibat kebijakan menaikkan BBM. Sehingga untuk menjaga popularitas tersebut, Presiden Jokowi akhirnya mengambil kebijakan untuk menurunkan harga BBM," tutup Nasef.
(maf)
Berita Terkait
Penyesuaian Harga BBM...
Penyesuaian Harga BBM Bantu Selamatkan Ekonomi Indonesia
Harga BBM Resmi Naik,...
Harga BBM Resmi Naik, Pertalite Naik Jadi Rp10.000 per Liter
Kenaikan Harga BBM Tidak...
Kenaikan Harga BBM Tidak Bisa Dihindari, Namun Perlu Formula Tepat
Tolak Kenaikan Harga...
Tolak Kenaikan Harga BBM, Massa GNPR Mulai Berdatangan ke Patung Kuda
Pemerintah Naikkan Harga...
Pemerintah Naikkan Harga BBM, Tokoh dan Cendikiawan Nilai Langkah Realistis
Indonesia Termasuk Kelompok...
Indonesia Termasuk Kelompok Negara dengan Harga BBM Murah
Berita Terkini
KPK Lelang 106 Lot Barang...
KPK Lelang 106 Lot Barang Rampasan Korupsi dari 26 Perkara, Ada Handphone hingga Bidang Tanah
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved