Macet di Jalur Alternatif Harus Diatasi

Senin, 22 Desember 2014 - 12:29 WIB
Macet di Jalur Alternatif...
Macet di Jalur Alternatif Harus Diatasi
A A A
JAKARTA - Pelarangan sepeda motor di Jalan MH Thamrin (Bundaran HI) hingga Medan Merdeka Barat membuat pengendara memilih jalur alternatif. Akibatnya jalur sisi barat, utara, dan timur semakin macet dan ini harus segera diatasi.

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta hanya bisa mengatasi kepadatan di beberapa jalur alternatif dengan menambah personel petugas. Pasalnya, untuk jalur alternatif sifatnya fleksibel, para pengendara bisa mencari sisi-sisi jalan alternatif lainnya. “Petugas Dishub saat ini menjadi 50 orang dari yang sebelumnya 30 petugas ditambah para petugas kepolisian, ya sekitar 100 personel yang bertugas di jalur alternatif,” ujar Kepala Dishub DKI Jakarta Muhammad Akbar kemarin.

Jalur alternatif tersebut yakni sisi barat mulai Dukuh Bawah dibelokkan ke kiri menuju Karet Bivak-Jalan KH Mas Mansyur- Jalan Abdul Kuis-Majapahit-Harmoni dan seterusnya; sisi timur mulai Jalan Rasuna Said-Jalan HOS Cokroaminoto-Jalan Sam Ratulangi dan seterusnya atau dari Jalan HOS Cokroaminoto-Jalan Agus Salim (Sabang) dan seterusnya; dan sisi utara mulai dibelokkan ke Jalan Juanda-Pasar Baru-Kantor Pos-Pejambon-Jalan Medan Merdeka Timur dan seterusnya atau Jalan Juanda memutar ke Jalan Veteran Raya-Jalan Suryopranoto- Cideng dan seterusnya.

Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo mengungkapkan, kepadatan di jalur alternatif juga terjadi karena adanya proyek galian. “Kami akan mendata berapa jumlah kenaikan kendaraan, kemudian memantau pergerakan sepeda motor di jalur alternatif sambil mengevaluasi larangan motor tersebut,” katanya.

Menurut dia, selayaknya kebijakan larangan motor dimulai dari Jalan Sudirman, dengan begitu pengendara kemungkinan akan berpindah transportasi. “Kalau diterapkan di Jalan Sudirman mulai Patung Obor mungkin bisa ada perubahan. Kami akan terus evaluasi, kemudian hasilnya bakal menentukan apakah kebijakan ini ditetapkan di ruas jalan itu atau ada penambahan,” ujar Syafrin.

Sejauh ini, pelarangan motor di Jalan MH Thamrin-Medan Merdeka Barat belum mengubah perilaku masyarakat untuk menggunakan transportasi massal. Mereka lebih memilih melewati jalan alternatif meski harus menghadapi kepadatan. Menurut pengamat transportasi Darmaningtyas, selain pergeseran kepadatan di jalur alternatif, kawasan MH Thamrin hingga Medan Merdeka Barat malah semakin padat karena banyak pengendara baru roda empat yang bermunculan.

“Orang-orang yang dulu tidak berani pakai mobil sendiri lantaran takut disenggol motor, kini mereka makin berani karena tidak ada motor,” ujarnya. Dia mengatakan, solusi mengurai kepadatan di jalur alternatif cukup sulit. Yang terpenting, saat ini Pemprov DKI harus segera menciptakan angkutan umum yang layak dan murah di seluruh sudut Ibu Kota.

Sementara itu, Polda Metro Jaya akan menindak parkir liar yang muncul setelah kebijakan pelarangan motor melintas di Jalan MH Thamrin-Medan Merdeka Barat. Kasubdit Keamanan dan Keselamatan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Irvan Prawira mengatakan memang banyak sepeda motor yang dititipkan atau diparkir di trotoar (parkir liar).

“Kalau mereka parkir sembarang di trotoar, itu tugas polisi dan Dishub menindak,” tegasnya. Padahal, Pemprov DKI sudah menyediakan 12 titik tempat parkir bagi pengendara motor, kemudian mereka digratiskan naik bus. Namun, sebagian pengendara memilih mencari jalur alternatif daripada menumpang bus gratis. “Bus masih belum laku. Mereka masih cari jalur alternatif,” katanya.

Bima setiyadi/Helmi syarif
(bbg)
Berita Terkait
Usung Slogan Jakarta...
Usung Slogan Jakarta Baru, Ridwan Kamil: Jakarta Butuh Imajinasi Baru
Aturan Baru Masuk Jakarta
Aturan Baru Masuk Jakarta
Mengantar Jakarta Memasuki...
Mengantar Jakarta Memasuki Normal Baru
Pramono akan Sulap Pasar...
Pramono akan Sulap Pasar Baru Jakpus Jadi Hub Baru seperti Blok M
Ridwan Kamil-Suswono...
Ridwan Kamil-Suswono Janji Bawa Jakarta Baru, Jakarta Maju
Megahnya Jakarta International...
Megahnya Jakarta International Stadium, Ikon Baru Spirit Olahraga Jakarta
Berita Terkini
Karier Febrie Tamat,...
Karier Febrie Tamat, Gus Lilur: Kejaksaan dan Kepolisian Kian Erat
PPATK Siap Bantu Lacak...
PPATK Siap Bantu Lacak Aliran Uang Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Gandeng KPK Jadi Sinyal...
Gandeng KPK Jadi Sinyal Kuat Kejagung Usut Kasus Eks Jampidsus
Percepat Proses Pengganti...
Percepat Proses Pengganti Jampidsus, Istana: Diputuskan Pekan Ini
Tito Karnavian: Kemendagri...
Tito Karnavian: Kemendagri dan Pemda Akan Dukung Penuh Optimalisasi Program BSPS
Transformasi Polri di...
Transformasi Polri di Tengah Era Disrupsi Digital
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved