Iklan dan Eksistensi Produk Lokal

Selasa, 16 Desember 2014 - 09:17 WIB
Iklan dan Eksistensi...
Iklan dan Eksistensi Produk Lokal
A A A
Peran media sebagai institusi sosial, politik, dan ekonomi cukup menghasilkan surplus yang besar. Bahkan, media telah menjadi alat kapitalisme pasar perekonomian di Indonesia. Mustahil dapat bertahan lama jika media tidak disokong sponsor.

Sayangnya, peluang emas yang seharusnya dimanfaatkan pemerintah dan pengusaha untuk mempromosikan produk dalam negeri, justru digarap produk asing di media nasional. Pemanfaatan iklan terutama produk lokal sebagai alat promosi yang ideal, merupakan cara cerdas untuk meningkatkan perekonomian Indonesia.

Efek domino dari media terhadap tren produk masa kini, otomatis berimbas terhadap tingkat keaktifan perdagangan pasar domestik. Sementara itu, media elektronik mudah memasukkan iklan produk asing tanpa memperhatikan dampak eksistensi produk lokal di negeri sendiri. Muncul persepsi menyesatkan untuk mendapatkan produk yang berkualitas dengan cara membeli produk asing.

Tercatat kurang lebih 20 produk asli Indonesia yang disangka produk asing. Kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap produk dalam negeri cukup memprihatinkan. Iklan menjadi pangsa pasar yang ideal untuk mempromosikan produk asli Indonesia demi membangun kembali perekonomian bangsa yang mulai terpuruk.

Rendahnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap produk lokal mengakibatkan banyaknya industri lokal yang gulung tikar karena kekurangan modal, hingga akhirnya beralih menjadi distributor produk luar negeri yang lebih memberikan jaminan karena jumlah konsumen yang lebih besar.

Menjelang AFTA 2015, sosialisasi dan pengarahan ketenagakerjaan aktif dilakukan. Namun, hanya segelintir pihak yang peduli dengan nasib industri lokal. Sebenarnya ruang promosi produk di Indonesia khususnya di media televisi mempunyai peluang yang cukup besar.

Jadi, pemerintah jangan hanya menerapkan peraturan yang membatasi kuota barang impor saja, namun juga bentuk hambatan proteksionis dalam promosi melalui media nasional.
(bbg)
Berita Terkait
Tiga Poros di Pilpres...
Tiga Poros di Pilpres 2024 Dinilai Rasional dan Memungkinkan
Mahasiswa Doktoral Unhan...
Mahasiswa Doktoral Unhan Sebut Pentingnya Pengembangan Pertahanan Maritim
Lokalisasi Terbesar...
Lokalisasi Terbesar di Pantura Timur Dirobohkan, Situasi Sempat Memanas
Capres Poros Ketiga...
Capres Poros Ketiga Pilpres 2024 Belum Terlihat
Soal Poros Partai Islam,...
Soal Poros Partai Islam, Inisiator Partai Ummat Bilang Begini
Poros Islam Ingin Usung...
Poros Islam Ingin Usung Capres-Cawapres di Pilpres 2024? PKB Jadi Penentu
Berita Terkini
Polda Metro dan Kejari...
Polda Metro dan Kejari Jaksel Kompak Minta Hakim Tolak Praperadilan Roy Suryo
Mengelola Anggaran Daerah...
Mengelola Anggaran Daerah di Era Efisiensi
Rapat Satgas PKH di...
Rapat Satgas PKH di Kemenhan, Panglima TNI hingga Jaksa Agung Hadir, Kapolri Tak Terlihat
Gus Lilur: Rekonsiliasi...
Gus Lilur: Rekonsiliasi Nasional Harus Diawali Kebenaran dan Penegakan Hukum
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan ke-2 Hari Ini, Roy Suryo Siap Dengarkan Jawaban Polda Metro Jaya
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tersangka, Gerindra Dorong Evaluasi Total Sistem Pengawas Internal Kejaksaan
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved