Pansel Gandeng KPK dan PPATK Cari Pengganti Hamdan Zoelva

Minggu, 14 Desember 2014 - 18:42 WIB
Pansel Gandeng KPK dan...
Pansel Gandeng KPK dan PPATK Cari Pengganti Hamdan Zoelva
A A A
JAKARTA - Panitia Seleksi (Pansel) Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) meminta KPK dan PPATK untuk menilai track record calon Hakim Konstitusi pengganti Hamdan Zoelva.

"Ada track recordnya nanti kita lihat. Kita juga akan minta PPATK mungkin ya untuk melihat. Karena transaksi tidak mudah untuk dilacak. Jadi KPK, PPATK mungkin bisa membantu. Kita lihat dulu animo masyarkat untuk jadi Hakim MK seberapa besar," ujar Anggota Pansel Calon Hakim MK Todung Mulya Lubis di Museum Nasional Indonesia, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Minggu (14/12/2014).

Dia mengatakan, ada beberapa tahap dalam seleksi pemilihan Hakim MK. "Nanti kita akan ada semacam psikotes, wawancara. Wawancara mungkin dua kali, kan ada beberapa nama. Nanti dipilih beberapa nama yang short list. Short list yang menentukan," ungkapnya.

Namun, Todung mengaku belum mengetahui siapa saja para calon Hakim Konstitusi yang sudah melakukan pendaftaran. "Kita masih belum cek semua, karena pendaftaran itu masih berlangsung. Jadi minggu depan kita baru tahu," pungkasnya.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi telah menandatangani Keputusan Presiden tentang Pembentukan Panitia Seleksi (Pansel) Hakim MK pada 8 Desember 2014. Tim Pansel Calon Hakim MK diketuai Saldi Isra, beranggotakan Maruarar Siahaan, Refli Harun, Harjono, Todung Mulya Lubis, Widodo Ekatjahjana, dan Satya Arinanto.

Pansel sudah membuka pendaftaran peserta calon hakim konstitusi sejak Kamis 11 Desember 2014. Sebagai hakim konstitusi mewakili pemerintah, Hamdan Zoelva akan memasuki purna tugas pada 7 Januari 2015. Karena itu, hakim konstitusi yang terpilih sudah harus dilantik pada 7 Januari mendatang.
(kri)
Berita Terkait
Survey Sentimen Publik...
Survey Sentimen Publik atas Putusan MK Soal Ambang Batas Presiden
Tanpa Proses Kocok Ulang,...
Tanpa Proses Kocok Ulang, Saldi Isra Kembali Jabat Hakim MK
Jelang Putusan Dugaan...
Jelang Putusan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim MK, Begini Kondisi Terkini di Gedung Mahkamah Konstitusi
Akademisi Nilai MK Terancam...
Akademisi Nilai MK Terancam Jadi Lembaga Perusak Konstitusi
MK Tolak Gugatan Syarat...
MK Tolak Gugatan Syarat Usia Minimal Hakim Konstitusi 55 Tahun
Putusan MK Diharapkan...
Putusan MK Diharapkan Diterima Semua Pihak
Berita Terkini
PKS Targetkan 2 Kali...
PKS Targetkan 2 Kali Lipat Legislator Muda di Senayan pada 2029
Histeria Ojol dan Kerentanan...
Histeria Ojol dan Kerentanan Ekstrem Pekerja 'Gig Economy'
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Putusan Kasus Chromebook Hari Ini
MK Putuskan Pembayaran...
MK Putuskan Pembayaran Dana Pensiun Sukarela Bisa Dilakukan Sekaligus atau Berkala
Program Magang Nasional...
Program Magang Nasional 2026 Dibuka, 150 Ribu Lulusan Ikut Magang Bareng Seskab Teddy
Indonesia-Singapura...
Indonesia-Singapura Teken MoU Jaga Lingkungan Hidup
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved