Bayar Pajak Kendaraan Pakai E-Paid

Jum'at, 12 Desember 2014 - 10:08 WIB
Bayar Pajak Kendaraan...
Bayar Pajak Kendaraan Pakai E-Paid
A A A
JAKARTA - Pembayaran menggunakan uang tunai terus diminimalkan. Terbaru, Pemprov DKI Jakarta, Polda Metro Jaya, dan Bank DKI berencana menerapkan pembayaran secara elektronik (e-paid) untuk pajak kendaraan.

Kepala Dinas Pelayanan Pajak (DPP) DKI Jakarta Iwan Setiawandi mengungkapkan, penerapan e-paid menunggu kesiapan dari Bank DKI. Dia menjelaskan, perubahan sistem pembayaran ini hanya untuk mengurangi antrean di teller Bank DKI yang terdapat di setiap kantor Samsat atau drive thru. Mekanisme tidak jauh dari sistem konvensional.

Setiap wajib pajak membawa berkas ke kantor Samsat untuk verifikasi kendaraan yang dibayar pajaknya. Lantas data berkas kendaraan tersebut dikirimkan ke DPP untuk ditetapkan nilai pajak yang harus dibayarkan wajib pajak. ”Tarif pajak itu juga disertai dengan kode pembayaran. Wajib pajak terserah mau bayar di mana. Di teller atau ATM,” katanya kemarin.

Rencananya sistem ini akan dikembangkan ke sejumlah bank agar masyarakat tidak hanya bisa membayar pajak di ATM Bank DKI. Bukan tidak mungkin nantinya sistem pembayaran bisa melalui mobile banking. ”Masyarakat cukup bayar pajak dari handphone dan tidak perlu ke ATM atau teller,” sebutnya.

Corporate Secretary Bank DKI Zulfarsah menuturkan, untuk menunjang penerapan epaid pihaknya akan menambah gerai ATM di sejumlah kantor samsat. Dia menyebutkan, selama ini Bank DKI sudah berpengalaman melayani pembayaran pajak daerah di Ibu Kota. Salah satunya untuk membayar PKB.

”Kami ingin mengembangkan less cash society. Tidak perlu lagi membayar pajak dengan uang tunai,” tandasnya. Selain mengurangi antrean, Kanit Samsat Jakarta Pusat AKP Arif Fazlurrahman mengungkapkan, nantinya sistem ini juga dapat mengurangi jumlah petugas dan pos loket di samsat.

Tahap pertama yakni soft launching sedianya dilakukan di Samsat Jakarta Selatan. ”Ya mirip kaya pembayaran listrik dan pulsa kaya di minimarket,” jelas anggota perumus sistem epaid ini. Dia yakin, sekitar Februari 2015 seluruh samsat di DKI Jakarta sudah menggunakan alat tersebut.

Ilham safutra/Yan yusuf
(bbg)
Berita Terkait
Usung Slogan Jakarta...
Usung Slogan Jakarta Baru, Ridwan Kamil: Jakarta Butuh Imajinasi Baru
Aturan Baru Masuk Jakarta
Aturan Baru Masuk Jakarta
Mengantar Jakarta Memasuki...
Mengantar Jakarta Memasuki Normal Baru
Pramono akan Sulap Pasar...
Pramono akan Sulap Pasar Baru Jakpus Jadi Hub Baru seperti Blok M
Ridwan Kamil-Suswono...
Ridwan Kamil-Suswono Janji Bawa Jakarta Baru, Jakarta Maju
Megahnya Jakarta International...
Megahnya Jakarta International Stadium, Ikon Baru Spirit Olahraga Jakarta
Berita Terkini
Profil Sudaryono, Wamentan...
Profil Sudaryono, Wamentan Anak Petani Grobogan yang Jadi Kepala BGN Baru
Breaking News! Wamentan...
Breaking News! Wamentan Sudaryono Jadi Kepala BGN Baru
Kisah Haru Anak Kuli...
Kisah Haru Anak Kuli Bangunan Dilantik Presiden Prabowo Jadi Perwira TNI di Istana
Fiscal Dominance dan...
'Fiscal Dominance' dan Depresiasi Rupiah
Amanat Lengkap Presiden...
Amanat Lengkap Presiden Prabowo di Upacara Prasetya Perwira TNI-Polri Tahun 2026
Jenderal Agus Subiyanto...
Jenderal Agus Subiyanto Pastikan TNI Siap Dukung Swasembada Beras
Infografis
Inilah Bupati Pati yang...
Inilah Bupati Pati yang Diprotes Warganya karena Naikkan Pajak 250%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved