Fadli: Soal Perppu, Sampai Sekarang Tak Ada yang Berkhianat

Kamis, 11 Desember 2014 - 11:47 WIB
Fadli: Soal Perppu,...
Fadli: Soal Perppu, Sampai Sekarang Tak Ada yang Berkhianat
A A A
JAKARTA - Koalisi Merah Putih (KMP) masih berkomitmen dengan perjanjian bersama Partai Demokrat terkait Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Pilkada.

Dimana peraturan ini dikeluarkan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat menjabat sebagai Presiden RI untuk menggantikan UU Pilkada yang sebelumnya disahkan DPR.

"Sikap dari KMP di Oktober kan menyetujui Perppu itu. Karena ketika RUU Pilkada kami setuju bahwa itu jadi UU. Lalu kemudian itu sebuah ambil keputusan, pemerintah keluarkan Perppu. Secara konstitusional bisa dimaklumi," kata Waketum Fadli Zon di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (11/12/2014).

"Lalu di awal Oktober ada kesepakatan politik ya kita menyetujui itu sampai sekarang tidak ada yang berubah," sambungnya.

Karenanya, politikus Gerindra ini membantah apabila KMP dikatakan berkhianat atas perjanjian dengan Partai Demokrat mengenai Perppu Pilkada.

Dalam kesepakatan itu, disetujui partai berlogo bintang segitiga itu masuk di dalam paket pemimpin DPR bersama KM. Sementara KMP mendukung SBY mengeluarkan Perppu Pilkada.

"Sampai sekarang tidak ada yang berkhianat," tegas Fadli.

Wakil Ketua DPR ini juga menambahkan, hingga kini belum ada keputusan akhir mengenai Perppu Pilkada karena baru akan dibahas pada masa sidang ke II tahun 2015.

"Belum ada keputusan kan. Nanti itu harus diagendakan semacam prioritas kita, karena ini amanat undang-undang, nanti dibahas di sidang berikutnya," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Perludem Sebut Kerangka...
Perludem Sebut Kerangka Hukum Pilkada 2024 Potensi Bermasalah
PKB Tolak Revisi UU...
PKB Tolak Revisi UU Pilkada karena Belum Dijalankan 100 Persen
Pernah Ngotot Gelar...
Pernah Ngotot Gelar Pilkada 2020, Pemerintah Dinilai Amnesia Tolak Revisi UU Pemilu
Demonstrasi Tolak Revisi...
Demonstrasi Tolak Revisi UU Pilkada di Malang Ricuh, 2 Polisi dan 3 Jurnalis Terluka
DPR Bakal Sahkan Revisi...
DPR Bakal Sahkan Revisi UU Pilkada Jadi UU Hari Ini
Aksi Ratusan Mahasiswa...
Aksi Ratusan Mahasiswa Tolak Revisi UU Pilkada di Palembang
Berita Terkini
Menhut Ngaku Sempat...
Menhut Ngaku Sempat Diberi Amplop oleh Bupati Kuansing: Sudah Dikembalikan 17 Hari sebelum OTT
Bupati Langkat Syah...
Bupati Langkat Syah Afandin Tiba di KPK usai Kena OTT
Gus Ipul Dukung Usulan...
Gus Ipul Dukung Usulan Sutan Takdir Alisjahbana Jadi Pahlawan: Pejuang Bahasa Indonesia
KPK terkait OTT Bupati...
KPK terkait OTT Bupati Langkat: Suap Proyek di Dinas Pendidikan dan Dinas Perkim
3 Pejabat Bea Cukai...
3 Pejabat Bea Cukai Didakwa Terima Suap Rp63,5 Miliar Terkait Kasus Impor Barang
Petisi Ahli Tampung...
Petisi Ahli Tampung Seluruh Masukan Organisasi Hukum Terkait RUU Advokat
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved