BMT Jantung Ekonomi

Kamis, 11 Desember 2014 - 11:10 WIB
BMT Jantung Ekonomi
BMT Jantung Ekonomi
A A A
Sejak Indonesia dilanda krisis ekonomi berkepanjangan, perekonomian rakyat selalu menjadi masalah penting di Indonesia yang hingga kini belum ditemukan titik terangnya. Karena itu, persoalan yang selalu muncul adalah tentang cara menyelesaikan krisis yang tak kunjung usai ini.

Salah satu jawabannya adalah menggiatkan sektor riil masyarakat. Perekonomian rakyat merupakan sistem perekonomian yang tahan banting dan tangguh terhadap benturan krisis. Namun, kehadirannya tidak pernah mendapatkan perhatian secara sungguh-sungguh. Dengan sifat-sifatnya, jika dianalisis lebih mendalam, ekonomi kerakyatan tersebut dapat menjadi soko guru atau tiang penyangga ekonomi Indonesia yang semakin baik.

Jika hal ini dilakukan, maka dianggap perlu adanya lembaga yang dapat mengakomodasi pihak yang membutuhkan dana dengan pihak pemodal. Dana atau modal inilah yang digunakan untuk menggiatkan sektor riil atau ekonomi rakyat tersebut. Dalam kondisi yang demikian, BMT sebagai lembaga keuangan mikro muncul dan mencoba menawarkan solusi bagi masyarakat ekonomi bawah.

BMT merupakan kepanjangan dari baitul mal wat-tamwil yang berarti rumah dana dan rumah usaha. Kedua pengertian tersebut memiliki makna dan dampak yang berbeda. Baitul mal dengan segala konsekuensinya merupakan lembaga sosial yang berdampak pada tidak adanya profit atau keuntungan material di dalamnya, sedangkan baitut- tamwil merupakan lembaga bisnis yang karenanya harus dapat berjalan sesuai prinsip bisnis, yaitu efektif dan efisien.

Dalam sebuah dialog yang bertemakan “Mendorong Pengembangan Ekonomi Syariah sebagai Keunggulan Daya Saing Ekonomi Indonesia dalam Peradaban Global” Ketua Asosiasi BMT Indonesia (Absindo) Aries Muftie berpendapat, BMT tidak takut bersaing dengan bank syariah dalam memberikan pinjaman di sektor mikro.

Pasalnya, bank syariah memiliki level yang berbeda dengan BMT dalam memberikan pinjaman. Bank tidak mau memberi pinjaman kepada nasabah yang penghasilannya hanya 10 dolar AS per hari. Sebaliknya, BMT masih mau memberi pinjaman kepada anggota yang penghasilannya bahkan 2 dolar AS per hari. Didirikannya BMT bertujuan untuk meningkatkan kualitas usaha ekonomi untuk kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya.

Menjadikan BMT sebagai penggerak sektor riil adalah menjadikan BMT sebagai unit kegiatan masyarakat, dengan mengaktifkan dan memfungsikan empat dimensi BMT, yaitu produser sebagai usaha mengeksploitasi sumber-sumber daya agar dapat menghasilkan manfaat ekonomi, konsumen sebagai pengguna harta secara efisien), distributor yang mendistribusikan barang dari produsen ke konsumen, dan sirkulator sebagai sarana perdagangan ataupun tukar-menukar barang.

BMT menjadi tumpuan harapan masyarakat berkenaan dengan masalah investasi, distribusi, dan sirkulasi. Dari hal tersebut, maka pemerintah dianggap perlu untuk membantu dan memperbanyak pembangunan BMT sebagai lembaga keuangan yang prorakyat.

Dari lembaga ini masyarakat tidak perlu khawatir memperoleh dana untuk memulai segala aktivitas riil mereka sehingga mampu untuk menjadi lebih mandiri. Peran BMT yang prorakyat inilah yang dikatakan “ jantung ekonomi” yang nantinya akan menyuburkan perekonomian Indonesia.
(bbg)
Berita Terkait
Tiga Poros di Pilpres...
Tiga Poros di Pilpres 2024 Dinilai Rasional dan Memungkinkan
Mahasiswa Doktoral Unhan...
Mahasiswa Doktoral Unhan Sebut Pentingnya Pengembangan Pertahanan Maritim
Lokalisasi Terbesar...
Lokalisasi Terbesar di Pantura Timur Dirobohkan, Situasi Sempat Memanas
Capres Poros Ketiga...
Capres Poros Ketiga Pilpres 2024 Belum Terlihat
Soal Poros Partai Islam,...
Soal Poros Partai Islam, Inisiator Partai Ummat Bilang Begini
Poros Islam Ingin Usung...
Poros Islam Ingin Usung Capres-Cawapres di Pilpres 2024? PKB Jadi Penentu
Berita Terkini
Hadiri Pekan Olahraga...
Hadiri Pekan Olahraga Polri dan CFD, Kapolri: Momentum Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Jokowi Injak Kepala...
Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat, PDIP: Bagian Adat atau Simbol Perendahan Politik?
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas
Kecam Dugaan Intimidasi...
Kecam Dugaan Intimidasi Dokter di NTT, Ninik: Sanksi Disiplin Jika Kader PKB Terlibat
Satgas Lundup Polri...
Satgas Lundup Polri Bongkar Kasus Impor Ilegal Senilai Hampir Rp1 Triliun
Presiden Prabowo Hadiri...
Presiden Prabowo Hadiri Resepsi Pernikahan Putri Ketua KPK
Infografis
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved