Hipmi Harus Semakin Berkontribusi pada Pembangunan Nasional

Rabu, 10 Desember 2014 - 16:14 WIB
Hipmi Harus Semakin...
Hipmi Harus Semakin Berkontribusi pada Pembangunan Nasional
A A A
JAKARTA - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) merupakan organisasi yang memiliki potensi besar untuk berkontribusi pada pembangunan ekonomi Indonesia. Karenanya Hipmi diharapkan mampu menjawab sejumlah tantangan.

Selain itu Hipmi dapat memperbesar skala produktivitas usaha anggota. Kandidat Ketua Umum BPP Hipmi 2015–2017 Bayu Priawan Djokosoetono mengatakan, berkontribusi pada pembangunan bangsa bisa dilakukan melalui sinergi program pemerintah dan program kerja Hipmi.

“Sedangkan membangun dan memperbesar skala produktivitas usaha anggota (dimaksudkan) agar terjadi transformasi dari usaha kecil menjadi besar. Juga dari pengusaha yang mengandalkan kerja sama dengan pemerintah menjadi investor yang mampu mengembangkan potensi daerah,” ungkapnya saat menyampaikan visi dan misinya sebagai calon ketua umum BPP Hipmi 2015–2017 di Jakarta kemarin.

Dalam kesempatan ini Bayu mengingatkan pada saat ini masyarakat tengah berada dalam fase perkembangan sosial yang cepat sebagai konsekuensi dari kemajuan teknologi komunikasi. Akibatnya, transparansi, kompetisi, dan partisipasi pun menjadi keniscayaan. Media sosial saat ini menjadi penanda penting perkembangan.

“Hipmi ditantang untuk mengambil posisi dan menjalankan peranan di tengah lingkungan sosial yang sedang berubah cepat ini,” tegas Bayu. Dengan situasi dan kondisi seperti itu, Bayu memiliki visi menjadikan Hipmi sebagai lembaga profesional, mandiri, dan berperan dalam membangkitkan potensi daerah. Untuk mewujudkanitu, Bayumenawarkan sejumlah misi.

Di antaranya mengoptimalkandanmemodernisasi organisasi Hipmi. Dengan begitu karakter dan profesionalitas organisasi semakin kuat. Kemudian membangun database sumber daya Hipmi dalam peta digital hingga mudah digunakan untuk keperluan internal. Terutama agar ada sinergi usaha para anggotadipusatdandaerah.

“Berikutnya adalah menyelenggarakan investment summit dalam upaya menjadikan Hipmi sebagai pintu gerbang investasi di Indonesia,” tambah Bayu. Mengenai berlakunya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada 2015, dia menegaskan, anggota Hipmi ditantang untuk tidak saja siap dalam persaingan berskala lokal dan nasional, tetapi juga berskala global.

Untuk itu dibutuhkan ikhtiar menyiapkan para pelaku usaha yang tangguh dan memiliki keunggulan kompetitif yang mumpuni. Sementara itu, Ketua Umum Hipmi Raja Sapta Oktohari mengatakan, ada beberapa tahapan yang harus dilalui beberapa calon untuk menjadi ketua Hipmi mendatang.

“Keberadaannya dalam kompartemen Hipmi jadi syarat utama,” ujar Raja Okto. Seperti diketahui telah terdaftar empat kandidat sebagai calon ketua umum Hipmi periode 2015–2017. Mereka adalah Priamanaya Djan, Bahlil Lahadalia, Andika Anindyaguna, dan Bayu Priawan Djokosoetono.

Hermansah
(bbg)
Berita Terkait
Maria Lumowa Berhasil...
Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya
Gagal Lolos PPDB, Siswi...
Gagal Lolos PPDB, Siswi Berprestasi Peraih 700 Penghargaan Putus Sekolah
Paskah Nasional 2022...
Paskah Nasional 2022 Wujud Pemulihan Ekonomi Nasional
Hari Pelanggan Nasional...
Hari Pelanggan Nasional 2020
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
BSSN Gelar Simposium...
BSSN Gelar Simposium Nasional Wujudkan Keamanan Siber Nasional
Berita Terkini
Kisah Haru Anak Kuli...
Kisah Haru Anak Kuli Bangunan Dilantik Presiden Prabowo Jadi Perwira TNI di Istana
Fiscal Dominance dan...
'Fiscal Dominance' dan Depresiasi Rupiah
Amanat Lengkap Presiden...
Amanat Lengkap Presiden Prabowo di Upacara Prasetya Perwira TNI-Polri Tahun 2026
Jenderal Agus Subiyanto...
Jenderal Agus Subiyanto Pastikan TNI Siap Dukung Swasembada Beras
PN Jakarta Selatan Tunda...
PN Jakarta Selatan Tunda Sidang Praperadilan Roy Suryo Jilid 3 Pekan Depan
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Jilid 3 Roy Suryo Digelar di PN Jakarta Selatan Hari Ini
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved