Demokrat: Masih Terlalu Dini Rumor KMP Tolak Perppu
Kamis, 04 Desember 2014 - 10:49 WIB
Demokrat: Masih Terlalu Dini Rumor KMP Tolak Perppu
A
A
A
JAKARTA - Fraksi Partai Demokrat memastikan pihaknya akan berjuang keras meloloskan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) tentang Pilkada Langsung.
"Standing Fraksi Partai Demokrat adalah mendukung sepenuhnya Perppu," ujar Sekretaris Fraksi Partai Demokrat Didik Mukrianto di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (4/12/2014).
Mengenai kabar akan ditolak Koalisi Merah Putih (KMP) di DPR, Didik menilai menilai hal itu terlalu cepat disimpulkan. Pasalnya, sampai saat ini belum ada pembahasan mengenai Perppu. Rencananya, baru akan dilakukan pada masa sidang awal tahun 2015.
"Rumor tentang KMP tidak mendukung, masih terlalu dini untuk disikapi karena pembahasan mengenai Perppu baru akan dibahas pada saat awal masa persidangan ke II setelah reses," terangnya.
Karenanya, anggota Komisi III ini enggan berandai-andai mengenai rumor tersebut. "Sikap yang sesungguhnya baru akan kita ketahui setelah proses berjalan," ujarnya.
Mereka akan tetap fokus bagaimana caranya Perppu Pilkada yang dibentuk mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bisa diterima DPR.
"Polemik dan wacana tentang itu tidak membuat surut sedikitpun Fraksi Partai Demokrat untuk terus memperjuangkan dan mendukung Perpu," pungkasnya.
"Standing Fraksi Partai Demokrat adalah mendukung sepenuhnya Perppu," ujar Sekretaris Fraksi Partai Demokrat Didik Mukrianto di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (4/12/2014).
Mengenai kabar akan ditolak Koalisi Merah Putih (KMP) di DPR, Didik menilai menilai hal itu terlalu cepat disimpulkan. Pasalnya, sampai saat ini belum ada pembahasan mengenai Perppu. Rencananya, baru akan dilakukan pada masa sidang awal tahun 2015.
"Rumor tentang KMP tidak mendukung, masih terlalu dini untuk disikapi karena pembahasan mengenai Perppu baru akan dibahas pada saat awal masa persidangan ke II setelah reses," terangnya.
Karenanya, anggota Komisi III ini enggan berandai-andai mengenai rumor tersebut. "Sikap yang sesungguhnya baru akan kita ketahui setelah proses berjalan," ujarnya.
Mereka akan tetap fokus bagaimana caranya Perppu Pilkada yang dibentuk mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bisa diterima DPR.
"Polemik dan wacana tentang itu tidak membuat surut sedikitpun Fraksi Partai Demokrat untuk terus memperjuangkan dan mendukung Perpu," pungkasnya.
(kri)