Kantor PPP Diserang, Siapa Aktor di Balik Romi
Rabu, 03 Desember 2014 - 17:39 WIB
Kantor PPP Diserang, Siapa Aktor di Balik Romi
A
A
A
JAKARTA - Aksi penyerangan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang diduga dilakukan kubu Romahurmuziy atau biasa disapa Romi menuai kecaman sejumlah pengurus dan kader partai berlambang Kakbah tersebut.
Ketua Divisi Organisasi DPP PPP hasil Muktamar Jakarta, Djafar Alkatiri, menduga ada aktor kuat di balik penyerangan tersebut. Menurutnya, Ketua Umum PPP Hasil Muktamar Surabaya itu tidak mungkin berani mengerahkan massa untuk melakukan tindakan tersebut tanpa ada aktor kuat di baliknya.
"Apa dan siapa di balik Romi? Siapa yang tunggangi, ini sangat memalukan. Seluruh cabang dan wilayah mengatakan langkah Romi sangat memalukan," kata Djafar, di DPP PPP, Jalan. Diponegoro, Jakarta Pusat (3/12/2014).
Dia menjelaskan, pelaku penyerangan yang berjumlah sekitar 300 orang itu diketahui di pimpin langsung oleh sejumlah orang yang dikenal kader PPP kubu Romi. Padahal, sejumlah orang itu diketahui tidak memiliki kepentingan dalam masalah internal PPP.
"Dalam proses penyerangan kami punya saksi dan data bahwa melibatkan kelompok-kelompok orang beragama lain yang tidak punya kepentingan," jelasnya.
Aksi penyerangan disertai perusakan itu, membuat sejumlah bangunan milik kantor PPP seperti kaca musala pecah. Beruntung, aksi tersebut tidak sempat memakan korban jiwa. "(Penyerangan) itu sudah dilaporkan kemarin sore ke Mabes Polri," tandasnya.
Ketua Divisi Organisasi DPP PPP hasil Muktamar Jakarta, Djafar Alkatiri, menduga ada aktor kuat di balik penyerangan tersebut. Menurutnya, Ketua Umum PPP Hasil Muktamar Surabaya itu tidak mungkin berani mengerahkan massa untuk melakukan tindakan tersebut tanpa ada aktor kuat di baliknya.
"Apa dan siapa di balik Romi? Siapa yang tunggangi, ini sangat memalukan. Seluruh cabang dan wilayah mengatakan langkah Romi sangat memalukan," kata Djafar, di DPP PPP, Jalan. Diponegoro, Jakarta Pusat (3/12/2014).
Dia menjelaskan, pelaku penyerangan yang berjumlah sekitar 300 orang itu diketahui di pimpin langsung oleh sejumlah orang yang dikenal kader PPP kubu Romi. Padahal, sejumlah orang itu diketahui tidak memiliki kepentingan dalam masalah internal PPP.
"Dalam proses penyerangan kami punya saksi dan data bahwa melibatkan kelompok-kelompok orang beragama lain yang tidak punya kepentingan," jelasnya.
Aksi penyerangan disertai perusakan itu, membuat sejumlah bangunan milik kantor PPP seperti kaca musala pecah. Beruntung, aksi tersebut tidak sempat memakan korban jiwa. "(Penyerangan) itu sudah dilaporkan kemarin sore ke Mabes Polri," tandasnya.
(kur)