MEA bagi Orang Desa

Senin, 01 Desember 2014 - 09:45 WIB
MEA bagi Orang Desa
MEA bagi Orang Desa
A A A
Lana Fuadi
Mahasiswa Jurusan Perbandingan Mazhab dan Hukum Fakultas Syariah dan Hukum. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta



Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015 sudah di depan mata. Perlu ada sikap siap dan keseriusan kita untuk menghadapinya.

Persaingan kerja tidak lagi dibatasi wilayah negara, transaksi jual beli akan lebih mudah. Selama ini lapangan kerja hanya berpusat di kota saja, sementara di desa masih sangat minim. Perlu kebijakan agar tercipta lapangan kerja di desa. Ada beberapa tahapan yang harus dilakukan pemerintah untuk meningkatkan jumlah wirausaha di desa.

Pertama , meningkatkan minat masyarakat desa untuk berwirausaha. Umumnya orang desa enggan membuka berwirausaha dan lebih memilih pergi ke kota untuk mencari pekerjaan. Dengan munculnya sejumlah wirausaha desa, selain membuka kesempatan bagi pengangguran untuk bekerja di desa, juga mengurangi angka urbanisasi yang sangat tinggi. Kedua, melakukan pengarahan kepada para pengusaha pemula agar tidak kesulitan dalam mengelola bisnisnya.

Mereka yang bisnisnya tersendat maupun pesat pun kesulitan untuk mengelolanya. Desa dianjurkan untuk membentuk badan kewirausahaan yang menjadi tempat konsultasi sekaligus pengarah kegiatan perekonomian di desa agar para pengusaha pemula tidak bingung dalam menjalankan bisnis barunya tersebut. Ketiga , melakukan pengawasan dan perbaikan. Pada tahap ini pemerintah lewat badan kewirausahaan desa meninjau langsung perkembangan usaha yang dirintis masyarakat desa.

Kita harus menyiasati ketatnya persaingan yang sebentar lagi akan terjadi. Salah satunya menjadi wirausaha sehingga kita tidak perlu bersaing untuk mencari pekerjaan, justru orang lain yang akan bersaing untuk bekerja kepada kita. 
(ars)
Berita Terkait
Mahasiswa Doktoral Unhan...
Mahasiswa Doktoral Unhan Sebut Pentingnya Pengembangan Pertahanan Maritim
Tiga Poros di Pilpres...
Tiga Poros di Pilpres 2024 Dinilai Rasional dan Memungkinkan
Lokalisasi Terbesar...
Lokalisasi Terbesar di Pantura Timur Dirobohkan, Situasi Sempat Memanas
Capres Poros Ketiga...
Capres Poros Ketiga Pilpres 2024 Belum Terlihat
Soal Poros Partai Islam,...
Soal Poros Partai Islam, Inisiator Partai Ummat Bilang Begini
Poros Islam Ingin Usung...
Poros Islam Ingin Usung Capres-Cawapres di Pilpres 2024? PKB Jadi Penentu
Berita Terkini
Prabowo Lantik Kepala...
Prabowo Lantik Kepala dan Wakil BGN Baru pada Senin 8 Juni 2026
KPK Ungkap Silmy Karim...
KPK Ungkap Silmy Karim Masih Terima Aliran Uang Hasil Pemerasan saat Jabat Wamen Imipas
KPK Ungkap Anak Buah...
KPK Ungkap Anak Buah Silmy Karim Diduga Beli Rumah Pakai Emas
Presiden Prabowo Subianto...
Presiden Prabowo Subianto Copot Silmy Karim dari Wamen Imipas
DPR Minta Menteri Pariwisata...
DPR Minta Menteri Pariwisata Bangun Konektivitas Udara untuk Dongkrak Wisatawan
Bonjowi Minta PTUN Jakarta...
Bonjowi Minta PTUN Jakarta Tolak Gugatan UGM Soal Keberatan Putusan Komisi Informasi Pusat
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved