Pertanian dan Ekonomi

Sabtu, 29 November 2014 - 13:40 WIB
Pertanian dan Ekonomi
Pertanian dan Ekonomi
A A A
SUNANDAR
Mahasiswa Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian dan Peternakan,
Universitas Muhammadiyah Malang

Pertambahan jumlah penduduk Indonesia juga menambah permasalahan yang timbul di lingkungan kita. Mulai minimnya perekonomian, tidak meratanya pendapatan, dan lain-lain.

Mahasiswa cukup memiliki peran utama dalam mengatasi permasalahan ini. Mahasiswa sebagai subjek masyarakat harus mampu memberikan solusi konkret yang dapat diterapkan pada masyarakat dengan beragam ide kreatifnya. Salah satu permasalahan yang dialami bangsa kita saat ini adalah ketidakmerataan ekonomi. Banyak kalangan menilai pembangunan ekonomi bangsa kini kurang tepat sasaran.

Banyak daerah yang sudah maju, namun pembangunan tetap saja berjalan dengan harapan dapat go international. Tanpa disadari, banyak daerah di negara kita yang masih tertinggal. Fakta lain mengungkapkan tingginya harga suatu produk menjadi masalah lain. Selain itu, ada sejumlah konsumen di Indonesia yang memiliki barang dengan label limited edition.

Mahasiswa pertanian saat ini dihadapkan pada permasalahan dunia pertanian karena sebagian besar diperoleh dari impor. Dengan begitu, seolah-olah peran lulusan pertanian kurang bermanfaat di negara kita. Ini disebabkan minim publikasi media terhadap pertanian lokal kita.

Itu menjadi motivasi di kalangan mahasiswa pertanian untuk menghasilkan terobosan baru khususnya di bidang pertanian. Harapannya, penduduk yang sebagian besar bekerja di sektor pertanian ini bisa memanfaatkan penemuan dan inovasi sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat. Ini salah satu pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi bila terlaksana dengan baik.

Untuk membangun ekonomi bangsa, dapat dimulai dari sektor pertanian. Sebagai mahasiswa, sudah selayaknya kita untuk lebih mengenalkan cara bertani modern, pertanian organik, dan segala produk pertanian yang memiliki nilai jual ekonomi tinggi kepada masyarakat luas sehingga banyak masyarakat luas beralih ke sektor pertanian guna meningkatkan pendapatan perekonomiannya.

Bukan saatnya kita hanya berada di kelas, ruang praktikum, serta buat laporan. Dibutuhkan keberanian untuk memasarkan produk dari pertanian modern ke khalayak sehingga khalayak luas mengetahui kemudahan bertani modern yang akan menghasilkan untung besar.

Majunya sektor pertanian juga salah satu faktor kemajuan ekonomi bangsa kita. Petani kita dapat lebih sejahtera dan pertanian sebagai corak bangsa dapat menjadi landasan dalam perekonomian kita.
(bbg)
Berita Terkait
Mahasiswa Doktoral Unhan...
Mahasiswa Doktoral Unhan Sebut Pentingnya Pengembangan Pertahanan Maritim
Tiga Poros di Pilpres...
Tiga Poros di Pilpres 2024 Dinilai Rasional dan Memungkinkan
Lokalisasi Terbesar...
Lokalisasi Terbesar di Pantura Timur Dirobohkan, Situasi Sempat Memanas
Capres Poros Ketiga...
Capres Poros Ketiga Pilpres 2024 Belum Terlihat
Soal Poros Partai Islam,...
Soal Poros Partai Islam, Inisiator Partai Ummat Bilang Begini
Poros Islam Ingin Usung...
Poros Islam Ingin Usung Capres-Cawapres di Pilpres 2024? PKB Jadi Penentu
Berita Terkini
KPK Segel Rumah Wamen...
KPK Segel Rumah Wamen Imipas Silmy Karim
Dadan Hindayana Cs Tersangka...
Dadan Hindayana Cs Tersangka Korupsi, Politikus PDIP Sebut Bolak-balik Singgung Kelemahan Tata Kelola MBG
Wamen Imipas Silmy Karim...
Wamen Imipas Silmy Karim Tersangka Kasus Pemerasan Ratusan Miliar
Silmy Karim dan 7 Orang...
Silmy Karim dan 7 Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Pengurusan Dokumen Keimigrasian
Silmy Karim Ditahan...
Silmy Karim Ditahan KPK, Jabatan Wamen Imipas Segera Dicopot?
Silmy Karim dan Dadan...
Silmy Karim dan Dadan Hindayana Terjerat Korupsi, Istana Hormati Proses Hukum
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved