240.000 Orang Terancam Buta

Sabtu, 22 November 2014 - 13:47 WIB
240.000 Orang Terancam...
240.000 Orang Terancam Buta
A A A
JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) me-nyatakan jumlah penderita buta katarak di Indonesia masih tertinggi di Asia Tenggara, yaitu 1,5 juta per 2 juta penduduk.

Setiap tahun 240.000 orang terancam mengalami kebutaan. ”Mahalnya biaya pengobatan menjadikan masyarakat enggan untuk mengobatinya,” kataMenkes Nila F Moeloek saat membuka acara operasi katarak yang digelar PT Sido Muncul dan RSPAD Gatot Subroto. Hadir dalam acara tersebut Kepala Rumah Sakit RSPAD Gatot Subroto Brigjen TNI Ponco Agus Prasojo, Dirut PT Sido Muncul Tbk Irwan Hidayat, dan Haerani Kalla.

Lebih lanjut Menkes mengatakan tingginya angka kebutaan tersebut juga disebabkan adanya cuaca di tanah air yang sangat panas. Sinar ultraviolet sangat kuat sehingga berdampak pada kesehatan mata. Karena itu dia mengajak berbagai pihak untuk ikut serta dalam mengurangi angka kebutaan akibat katarak.

Pihaknya juga mengapresiasi Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami) dan Sido Muncul yang rutin menggelar operasi katarak secara gratis. ”Bahkan saat ini sudah mencapai operasi pasien yang ke 40.000 orang,” ujarnya. Kepala Rumah Sakit RSPAD Gatot Subroto Brigjen TNI Ponco Agus Prasojo mengatakan penderita katarak memang masih cukup besar di Tanah Air.

Karena itu butuh penanganan yang sinergis dan melibatkan masyarakat. Keikut sertaan swasta seperti PT Sido Muncul harus diperbesar lagi karena bisa membantu masyarakat yang kurang mampu. Direktur Utama PT Sido Muncul Tbk Irwan Hidayat mengatakan senang dengan semakin luasnya dukungan masyarakat terhadap upaya pemberantasan buta katarak di Indonesia.

Menurut dia saat ini makin banyak organisasi masyarakat maupun lembaga keagamaan yang melakukan bakti sosial katarak dengan memanfaatkan fasilitas yang dimiliki Sido Muncul dan Perdami. Menurut Irwan Hidayat, operasi katarak massal dalam kegiatan tersebut merupakan operasi yang ke- 40.000. ”Program itu sudah berjalan selama tiga tahun. Kami berharap tahun depan bisa lebih banyak dan lebih baik lagi pelaksanaannya,” ujarnya.

Khoirul muzaki
(bbg)
Berita Terkait
Maria Lumowa Berhasil...
Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya
Gagal Lolos PPDB, Siswi...
Gagal Lolos PPDB, Siswi Berprestasi Peraih 700 Penghargaan Putus Sekolah
Paskah Nasional 2022...
Paskah Nasional 2022 Wujud Pemulihan Ekonomi Nasional
Hari Pelanggan Nasional...
Hari Pelanggan Nasional 2020
BSSN Gelar Simposium...
BSSN Gelar Simposium Nasional Wujudkan Keamanan Siber Nasional
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
Berita Terkini
Cerita Prabowo tentang...
Cerita Prabowo tentang 2 Angka Keberuntungan di Hidupnya: 8 dan 13 Selalu Muncul
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Pengamat: Seskab Teddy...
Pengamat: Seskab Teddy Punya Kapasitas untuk Dipercaya Presiden Prabowo
Seleksi Hakim Agung...
Seleksi Hakim Agung 2026 Berlanjut, 36 Kandidat Jalani Penelusuran Rekam Jejak
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
Infografis
Menkes: Orang Gaji Rp15...
Menkes: Orang Gaji Rp15 Juta Pasti Lebih Sehat dan Pintar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved