Memajukan Industri Pelayaran

Selasa, 18 November 2014 - 12:29 WIB
Memajukan Industri Pelayaran
Memajukan Industri Pelayaran
A A A
FENDY ARLIUS
Mahasiswa Jurusan Teknik Perkapalan Fakultas Teknologi Kelautan,
Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Salah satu potensi terbesar Indonesia untuk menjadi poros maritim dunia adalah pelayaran. Sebab pelayaran merupakan sumber daya maritim yang akan terus bertambah seiring dengan meningkatnya arus barang yang diangkut dengan kapal akibat peningkatan volume ekspor dan impor.

Saat ini pemerintah telah berhasil menerapkan kebijakan asas cabotage, yakni asas yang mewajibkan semua kegiatan angkutan laut domestik dilakukan perusahaan angkutan laut nasional menggunakan kapal berbendera Indonesia dan diawaki awak kapal berkewarganegaraan Indonesia.

Pangsa industri pelayaran nasional untuk angkutan laut dalam negeri naik menjadi 99,65 % atau sebanyak 359,67 juta ton muatan. Jumlah armada nasional juga naik signifikan menjadi 12.047 unit atau sekitar 17,10 juta GT per 31 Maret 2013. Bertambahnya jumlah kapal Indonesia secara otomatis telah membuka lapangan kerja khususnya untuk profesi pelaut tanah air.

Bertambahnya jumlah kapal berbendera Indonesia juga menghemat penggunaan devisa negara untuk penggunaan kapal asing bagi angkutan laut dalam negeri. Namun pelayaran nasional masih sangat lemah di kancah internasional. Freight ekspor dan impor Indonesia hanya mengambil bagian 10%, sisanya masih dikuasai kapal asing. Perbandingannya sebagai berikut, freight domestik sebesar USD40.093.544.

Adapun freight ekspor dan impor mencapai USD13.447.470.850. Angka tersebut menunjukkan betapa besarnya potensi devisa di bidang jasa angkutan laut. Maka dari itu, tantangan pemerintahan sekarang adalah menerapkan beyond cabotage, yakni mewajibkan penggunaan kapal berbendera Indonesia untuk angkutan laut luar negeri (eksporimpor).

Namun tentu perusahaan pelayaran dalam negeri harus mempunyai kapal besar yang bisa mengangkut banyak barang untuk ekspor-impor. Jika bisa dimanfaatkan dengan baik, potensi pelayaran ini jelas dapat menyumbang kemajuan perekonomian.
(bbg)
Berita Terkait
Tiga Poros di Pilpres...
Tiga Poros di Pilpres 2024 Dinilai Rasional dan Memungkinkan
Mahasiswa Doktoral Unhan...
Mahasiswa Doktoral Unhan Sebut Pentingnya Pengembangan Pertahanan Maritim
Lokalisasi Terbesar...
Lokalisasi Terbesar di Pantura Timur Dirobohkan, Situasi Sempat Memanas
Capres Poros Ketiga...
Capres Poros Ketiga Pilpres 2024 Belum Terlihat
Soal Poros Partai Islam,...
Soal Poros Partai Islam, Inisiator Partai Ummat Bilang Begini
Poros Islam Ingin Usung...
Poros Islam Ingin Usung Capres-Cawapres di Pilpres 2024? PKB Jadi Penentu
Berita Terkini
29 Brigjen Pol Dimutasi...
29 Brigjen Pol Dimutasi Kapolri pada Juni 2026, Ini Nama-namanya
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Infografis
Konflik Rusia Ukraina...
Konflik Rusia Ukraina Jadi Berkah Buat Industri Migas RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved