Kubu KIH Belum Sepakat Soal 'Islah' di DPR

Selasa, 11 November 2014 - 20:58 WIB
Kubu KIH Belum Sepakat...
Kubu KIH Belum Sepakat Soal 'Islah' di DPR
A A A
JAKARTA - Koalisi Merah Putih (KMP) dan Koalisi Indonesia Hebat (KIH) telah bersepakat untuk berdamai, dengan syarat KIH mendapatkan 21 pemimpin alat kelengkapan dewan (AKD) di DPR.

Namun jelang pendatanganan kesepakatan itu, fraksi dari KIH yakni fraksi Hanura, Nasdem, PPP justru menolak kesepakatan tersebut, lantaran harus mengubah Undang-undang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3).

"Kita menolak. Ini bukan masalah diberi. Prinsipnya. Jangan samakan kompromi dengan ubah undang-undang," kata Ketua Fraksi Hanura Dossy Iskandar kepada wartawan di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Senin (11/11/2014).

Dossy menjelaskan, prinsipnya bukan pembagian sebanyak 21 pemimpin AKD atau berapapun jumlahnya. Karena yang terpenting itu adalah mengimplementasikan musyawarah mufakat dengan benar. Kemudian, memgedepankan prinsip yang adil dan proporsionalitas.

"Kemudian tambahannya tidak berkompromi dengan cara-cara tidak memberikan pendidkan politik dan hukum yang baik," jelas Sekjen DPP Partai Hanura itu.

Menurut dia, kalau musyawarah mufakat ini berujung pada keharusan untuk merubah peraturan UU untuk disesuaikan, itu bukan hal baik karena pihaknya taat asas. Menurutnya, kalaupun risikonya KIH tidak dapat jatah, itu bukan masalah.

"Saya belum komunikasi dengan teman-teman KIH, siang nanti saya komunikasi. Perkembangannya kami ikuti," ujarnya.

Dia berharap, komunikasi ini bukan hanya dalam jangka pendek saja. Di parlemen itu seharusnya menggunakan asas Pancasila sebagai sistem nilai. Jadi bukan masalah KIH memperoleh kedudukan, tapi berpikir agar bagaimana tidak ada tirani di parlemen. Karena sistem bernegara yang dikedepankan adalah musyawarah.

"Benar Pramono dan Olly ditunjuk sebagai juru runding atau buka dialog dengan temen di sana (KMP). Mungkin hanya komunikasinya yang belum efektif dan belum disampaikan KIH," tandasnya.
(maf)
Berita Terkait
Daftar Lengkap 580 Anggota...
Daftar Lengkap 580 Anggota DPR yang Dilantik Hari Ini
SDI Sebut Sangat Berlebihan...
SDI Sebut Sangat Berlebihan Kinerja DPR RI Sekarang Dianggap Terburuk di Era Reformasi
Dua Fraksi DPR Enggan...
Dua Fraksi DPR Enggan Laporkan Kasus Corona Anggotanya
Ketua DPR Ajak Gotong...
Ketua DPR Ajak Gotong Royong Atasi Pandemi Corona
DPR Batasi Tamu yang...
DPR Batasi Tamu yang Masuk ke Kompleks Senayan
Sidang Pertama DPR 2020-2021...
Sidang Pertama DPR 2020-2021 Dihadiri 98 Anggota Secara Fisik, 231 Virtual
Berita Terkini
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved