Gerindra Tolak Pemekaran Komisi Demi Akomodir KIH

Selasa, 04 November 2014 - 22:32 WIB
Gerindra Tolak Pemekaran...
Gerindra Tolak Pemekaran Komisi Demi Akomodir KIH
A A A
JAKARTA - Usulan mengenai pemekaran komisi DPR menjadi 15 masih menjadi pro kontra bagi sejumlah fraksi di Senayan sampai saat ini.

Pasalnya, alasan utama dari pemekaran komisi ini bukan hanya untuk mengakomodir mitra kerja di komisi yang membludak, tapi agar fraksi dari Koalisi Indonesia Hebat (KIH) mendapatkan jatah posisi pemimpin di komisi.

"Kita tidak boleh memekarkan komisi hanya untuk menampung kedudukan (KIH) dalam posisi pimpinan komisi," kata Anggota Fraksi Partai Gerindra Martin Hutabarat kepada wartawan di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Selasa (4/11/2014).

Menurut Martin, pembentukan komisi tambahan haruslah berdasarkan urgensinya yakni demi efektivitas kerja DPR selama lima tahun ke depan. Tapi, dia menyayangkan jika alasannya karena fraksi KIH belum mendapatkan posisi pemimpin komisi dan Alat Kelengkapan Dewan (AKD).

"Itu cara berpikir keliru. Rakyat bisa marah kalau DPR malah bagi-bagi kursi," ujar Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra itu.

Martin menilai, itu merupakan cara yang bisa merusak citra DPR. Karena, komisi harus dibentuk berdasarkan kebutuhan dalam rangka efektivitas kerja DPR bukan dalam rangka memberikan kursi kedudukan.

"Kita kan DPR, wakil rakyat, masa kita malah bagi-bagi posisi," imbuhnya.

Selain itu, sambungnya, DPR sudah menetapkan 11 komisi karena dinilai tidak perlu. Sehingga, kalau diubah lagi itu akan mencerminkan DPR tidak memiliki prinsip.

Terkait dengan dualisme yang terjadi di DPR, Martin menyarankan, memang baiknya MPR turun tangan agar membuat DPR bersatu kembali serta, mengembalikan kredibilitas DPR. Sehingga, masalah ini tidak berlarut-larut.

"MPR lah yang punya peran untuk melakukan mediasi demi kredibilitasnya itu," tandasnya.
(kri)
Berita Terkait
Daftar Lengkap 580 Anggota...
Daftar Lengkap 580 Anggota DPR yang Dilantik Hari Ini
SDI Sebut Sangat Berlebihan...
SDI Sebut Sangat Berlebihan Kinerja DPR RI Sekarang Dianggap Terburuk di Era Reformasi
Dua Fraksi DPR Enggan...
Dua Fraksi DPR Enggan Laporkan Kasus Corona Anggotanya
Ketua DPR Ajak Gotong...
Ketua DPR Ajak Gotong Royong Atasi Pandemi Corona
DPR Batasi Tamu yang...
DPR Batasi Tamu yang Masuk ke Kompleks Senayan
Sidang Pertama DPR 2020-2021...
Sidang Pertama DPR 2020-2021 Dihadiri 98 Anggota Secara Fisik, 231 Virtual
Berita Terkini
Berkas Sudah P21, Pakar:...
Berkas Sudah P21, Pakar: Tinggal Tunggu Penyidik Serahkan Roy Suryo dkk ke JPU
Cerita Prabowo tentang...
Cerita Prabowo tentang 2 Angka Keberuntungan di Hidupnya: 8 dan 13 Selalu Muncul
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Pengamat: Seskab Teddy...
Pengamat: Seskab Teddy Punya Kapasitas untuk Dipercaya Presiden Prabowo
Seleksi Hakim Agung...
Seleksi Hakim Agung 2026 Berlanjut, 36 Kandidat Jalani Penelusuran Rekam Jejak
Infografis
Gubernur Muzakir Manaf,...
Gubernur Muzakir Manaf, Mantan Panglima GAM yang Tolak 4 Pulau Aceh Masuk Sumut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved