PPP Kubu Romi Siap Beri Sanksi Kader Enggan Islah

Minggu, 02 November 2014 - 19:00 WIB
PPP Kubu Romi Siap Beri...
PPP Kubu Romi Siap Beri Sanksi Kader Enggan Islah
A A A
JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu M Romahurmuziy atau Romi meminta kader yang menghadiri Muktamar VIII di Jakarta untuk segera islah.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PPP kubu Romi, Amirul Tamim mengatakan, tak ada muktamar selain yang sebelumnya dilakukan di Surabaya, Jawa Timur pada 15 sampai 17 Oktober 2014.

Kata dia, hal ini juga telah ditetapkan dalam ketetapan Muktamar VIII PPP Nomor 2/TAP/MUKTAMAR VIII/2014 Pasal 5.

"DPP PPP menginstruksikan kepada DPW dan DPD yang melanggar garis kebijakan partai, dengan menghadiri Muktamar VIII PPP selain yang diselenggarakan di Surabaya, untuk ishlah dan ruju’ ilal haqq," ujarnya di Kawasan Senayan, Jakarta, Minggu (2/11/2014).

Dirinya meminta agar seluruh kader partai berlogo Kakbah ini, patuh terhadap hasil keputusan Muktamar VIII di Surabaya.

"Dalam hal terdapat ketidakpatuhan atas ajakan ishlah ini, DPP PPP akan memberikan sanksi tegas atas pelanggaran yang telah dilakukan," kata Amirul.

"Mulai dari teguran lisan, peringatan tertulis, pemberhentian anggota dewan pimpinan, penarikan keanggotaan dewan sampai dengan pemberhentian keanggotaan partai," sambungnya.

Dalam kesempatan itu, lanjut Amirul, masih dalam menuju islah PPP. Dirinya mengajak Ketua Umum PPP kubu Suryadharma Ali (SDA) Djan Faridz, untuk menjadi ketua di sayap PPP, yang disebut Majelis Kasepuhan.

"Yang diperuntukkan bagi kader-kader partai yang berusia di atas 60 tahun dan ditinggikan sebagai narasumber kegiatan partai," tuntasnya.
(maf)
Berita Terkait
Dian Prasetio Dipercaya...
Dian Prasetio Dipercaya DPP PPP untuk Rangkul UMKM, Petani, dan Nelayan
PPP Bertekad Jadikan...
PPP Bertekad Jadikan Kader sebagai Wapres Seperti Hamzah Haz, Pengamat: Harus Punya Tokoh Hebat
Selamatkan PPP, FKPP...
Selamatkan PPP, FKPP Desak DPP Tindak Tegas Kader Pemecah Belah Partai
Jelang Muktamar, PPP...
Jelang Muktamar, PPP Buka Peluang Munculnya Figur Baru
7 Fraksi PPP di Parlemen...
7 Fraksi PPP di Parlemen se-Sulsel Dapat Hak Suara di Muktamar IX
Nama RTQ Tak Masuk Struktur...
Nama RTQ Tak Masuk Struktur Pimpinan Usulan Formatur DPC PPP Makassar
Berita Terkini
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Izin Tinggal WNA, Dirjen Imigrasi Minta Buka Akses Seluas-luasnya untuk KPK
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Gugat Penetapan Capres...
Gugat Penetapan Capres 2014 dan 2019, Bonatua Bawa Novum Baru ke PTUN
Polisi Sebut Pelimpahan...
Polisi Sebut Pelimpahan Roy Suryo dan Tifa Sesuai Prosedur KUHAP
BPIP Umumkan 76 Calon...
BPIP Umumkan 76 Calon Paskibraka 2026 Tingkat Pusat, Ini Nama-namanya
Bonatua Kecewa PTUN...
Bonatua Kecewa PTUN Jakarta Putuskan Sidang Gugatan Penetapan Capres Jokowi Jadi E-Court
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved