4 Syarat Indonesia Bisa Jadi Negara Hebat

Selasa, 28 Oktober 2014 - 15:48 WIB
4 Syarat Indonesia Bisa...
4 Syarat Indonesia Bisa Jadi Negara Hebat
A A A
JAKARTA - Indonesia punya modal besar untuk menjadi negara hebat jika mampu memanfaatkan bonus demografi yang dimilikinya.

Pernyataan itu dikemukakan Kepala Lembaga Demografi Universitas Indonesia (UI) Sonny Harry Budiutomo Harmadi. Menurutnya, saat ini penduduk Indonesia didominasi angkatan muda dengan usia produktif.

Bonus demografi kalau dalam bahasa sederhana adalah suatu potensi manfaat ekonomi, karena penduduk didominasi oleh angkatan muda.

"Negara yang sudah mewujudkan bonus demografi misalnya Korea Selatan, di sana anak-anak mudanya kreatif," ujar Sonny pada acara diskusi bertema "Youth Power: United To Equal" dalam rangka memperingati Sumpah Pemuda oleh PB HMI, di Gedung BKKBN Halim, Selasa (28/10/2014).

Menurut Sonny, ada empat syarat yang harus dipenuhi agar Indonesia dapat mewujudkan manfaat dari bonus demografi.

Pertama, pemudanya berkualitas. Di Indonesia hal ini tidak mudah karena anak-anak bersekolah justru menjadi beban.

"Di Jerman dan Amerika, sekolah SD sampai SMA itu menyenangkan. Kualitas sekolah sesuai dengan minat dan bakat anak," ungkapnya.

Kedua, angkatan muda bisa terserap di pasar kerja. Namun sayangnya, katanya, pernah dilakukan survei oleh lembaga demografi soal apa cita-cita anak Indonesia.

"Ternyata jawabannya tetap sama, yaitu ingin jadi dokter, pilot, TNI, Polri," ujarnya.

Ketiga, angkatan muda harus menabung untuk modal mereka bekerja secara kreatif. Keempat, harus melakukan keluarga berencana. Tujuannya, tidak hanya sekadar membatasi kelahiran tapi juga merencanakan membangun keluarga.

Menurut Sonny, faktor utama dari keberhasilan bonus demografi adalah perencanaannya. Dia juga mengatakan, Indonesia sudah mendapatkan bonus demografi ini sejak 2012, sehingga tidak seharusnya persiapan dilakukan dadakan.

"Bonus demografi manfaatnya bisa diwujudkan bisa tidak. Tapi kalau potensinya bisa direalisasikan, Indonesia bisa jadi negara hebat," ujarnya.
(maf)
Berita Terkait
Masa Depan Politik di...
Masa Depan Politik di Indonesia: Politik Dinasti?
Rakernas Perdana di...
Rakernas Perdana di Surabaya, Partai Mahasiswa Indonesia Berkomitmen Tingkatkan Partisipasi Politik Anak Muda
Demokrasi Indonesia...
Demokrasi Indonesia Dinilai Masih Diwarnai Politik Identitas
Politik Santuy atau...
Politik Santuy atau Politik Baperan
Mimbar Demokrasi Melawan...
Mimbar Demokrasi Melawan Politik Dinasti
Crab Mentality Penggerus...
Crab Mentality Penggerus Soliditas Bangsa
Berita Terkini
Jelang Vonis Kasus Sertifikasi...
Jelang Vonis Kasus Sertifikasi K3, Noel: Kalau Saya Terbukti Peras Pengusaha Hukum Mati
Berkas Roy Suryo Cs...
Berkas Roy Suryo Cs P21, Polda Metro Diminta Segera Lakukan Pelimpahan Tahap Dua
Dadan Hindayana Cs Terjerat...
Dadan Hindayana Cs Terjerat Korupsi, DPR Perketat Pengawasan Tata Kelola di BGN
Noel Jelang Vonis Kasus...
Noel Jelang Vonis Kasus Pemerasan di Kemnaker: Naik Asam Lambung Saya
Kejagung Ungkap Tersangka...
Kejagung Ungkap Tersangka Dadan Hindayana dan 2 Eks Waka BGN Bekerja Sama dan Saling Mengetahui
Tersangka Korupsi, Silmy...
Tersangka Korupsi, Silmy Karim dan Pejabat Imigrasi Dinonaktifkan dari Jabatan
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved