Berkicau di Twitter, Ahok Ingin 3 Nama Ini Jadi Menteri Jokowi-JK
Selasa, 28 Oktober 2014 - 13:32 WIB
Berkicau di Twitter, Ahok Ingin 3 Nama Ini Jadi Menteri Jokowi-JK
A
A
A
JAKARTA - Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama memberikan ucapan selamat kepada Kabinet Kerja Jokowi-JK dalam akun twitternya @basuki_btp sekira pukul 07.00 WIB pagi tadi.
Setelah mengucapkan selamat, Ahok kemudian melanjutkan kicauannya.
"Ke depan saya mengharapkan pemerintahan Jokowi-JK tetap melibatkan putra-putri terbaik bangsa seperti Eva, Rieke dan Ara," kicau Ahok, Selasa (28/10/2014).
Alasan Ahok, Eva Sundari, Rieke Diah Pitaloka, dan Maruarar Sirait merupakan orang-orang berkualitas yang sejak awal berjuang untuk Jokowi.
Kepada wartawan di IRTI Monas, Ahok menjelaskan kicauannya itu.
"Ya saya kira kan Bu Eva, Rieke dan Ara kan salah satu yang terbaik yang kita punya secara politisi. Mereka juga sangat all out bantu Pak Jokowi. Mungkin kalau ada reshuffle kabinet berikutnya mungkin beliau-beliau bisa ditarik masuk ke kabinet, kita enggak tahu," ujarnya.
Ahok menyayangkan tiga orang tersebut tidak masuk dalam kabinet. "Bagi saya itu sayang tiga orang yang begitu baik tidak masuk ke kabinet juga, tapi itu kan hak prerogatif presiden," pungkasnya.
Setelah mengucapkan selamat, Ahok kemudian melanjutkan kicauannya.
"Ke depan saya mengharapkan pemerintahan Jokowi-JK tetap melibatkan putra-putri terbaik bangsa seperti Eva, Rieke dan Ara," kicau Ahok, Selasa (28/10/2014).
Alasan Ahok, Eva Sundari, Rieke Diah Pitaloka, dan Maruarar Sirait merupakan orang-orang berkualitas yang sejak awal berjuang untuk Jokowi.
Kepada wartawan di IRTI Monas, Ahok menjelaskan kicauannya itu.
"Ya saya kira kan Bu Eva, Rieke dan Ara kan salah satu yang terbaik yang kita punya secara politisi. Mereka juga sangat all out bantu Pak Jokowi. Mungkin kalau ada reshuffle kabinet berikutnya mungkin beliau-beliau bisa ditarik masuk ke kabinet, kita enggak tahu," ujarnya.
Ahok menyayangkan tiga orang tersebut tidak masuk dalam kabinet. "Bagi saya itu sayang tiga orang yang begitu baik tidak masuk ke kabinet juga, tapi itu kan hak prerogatif presiden," pungkasnya.
(hyk)