Belum Tunjuk Jaksa Agung, Komitmen Jokowi Dipertanyakan

Selasa, 28 Oktober 2014 - 04:40 WIB
Belum Tunjuk Jaksa Agung,...
Belum Tunjuk Jaksa Agung, Komitmen Jokowi Dipertanyakan
A A A
JAKARTA - Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) diminta segera menunjuk jaksa agung definitif.

Belum ditunjuknya jaksa agung definitif dinilai menunjukkan Jokowi-JK kurang memerhatikan bidang penegakan hukum.

"Ini menunjukkan sedikit perhatiannya pada penegakan hukum. Jika ingin pemberantasan korupsi tinggi seharusnya segera mengangkat dan memilih jaksa agung yang galak dan dapat mengimbangi Komisi Pemberantasan Korupsi," tutur pakar hukum pidana Universitas Trisakti (Usakti) Abdul Fickar Hadjar, Senin 27 Oktober 2014.

Dia mengakui operasional pemerintahan tidak terganggu tanpa adanya jaksa agung definitif. Hal tersebut karena penuntutan berada dalam kewenangan penyidik. "Namun seharusnya tetap ada dan dilantik bersama-sama dengan menteri-menteri lainnya," papar dia.

Abdul tidak mempermasalahkan latar belakang jaksa agung, baik dari internal maupun eksternal. Menurut dia, terpenting adalah kompetensi. "Jaksa agung kan jabatan politis bisa dari dalam maupun luar," paparnya.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Tony Spontana menilai Presiden Jokowi menganggap jaksa agung sebagai sesuatu yang istimewa.

Menurut dia, ketika kementerian lain harus menunggu berhari-hari untuk mengangkat menterinta, Kejaksaan Agung sudah memiliki pelaksana tuga jaksa agung satu hari setelah presiden dilantik.

"Pada tanggal 21 Oktober langsung terdapat keputusan presiden. Jadi tidak ada kekosongan. Malah kementerian lain kosong. Agak lebih istimewa, Pak Presiden punya perhatian tersendiri kepada kami," tuturnya.

Diketahui, Andhi Nirwanto yang sebelumnya merupakan Wakil Jaksa Agung diangkat sebagai Plt Jaksa Agung berdasarkan Keppres Nomor120/P Tahun 2014.

Tony mengatakan meskipun hanya dipimpin Plt, kinerja kejaksaan sama sekali tak terganggu. "Karena disebutkan dalam Keppres plt wewenangnya selayaknya jaksa agung," kata dia.
(dam)
Berita Terkait
JK soal Kabinet Merah...
JK soal Kabinet Merah Putih: Nanti 6 Bulan Baru Kita Bisa Menilai
Reshuffle Kabinet, Presiden...
Reshuffle Kabinet, Presiden Lantik 2 Menteri 1 Kepala Lembaga
Jokowi Lantik Dua Menteri...
Jokowi Lantik Dua Menteri dan Tiga Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju
JK Sentil Wacana Kabinet...
JK Sentil Wacana Kabinet Prabowo Diisi 40 Menteri: Artinya Bukan Kabinet Kerja tapi Politis
Penilaian 6 Menteri...
Penilaian 6 Menteri Baru di Mata Jokowi
Reshuffle Kabinet, PKS...
Reshuffle Kabinet, PKS Sarankan Jokowi Libatkan KPK Pilih Calon Menteri
Berita Terkini
Korban Kekerasan Seksual...
Korban Kekerasan Seksual dan TPPO Bakal Dapat Penanganan Lebih Cepat
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas soal Kopdes Merah Putih, Gibran Duduk di Sebelah Kirinya
Dokter Tifa Klaim Simpan...
Dokter Tifa Klaim Simpan Bukti Kejanggalan Ijazah Jokowi Meski Eksepsinya Diterima
Sudaryono Jadi Kepala...
Sudaryono Jadi Kepala BGN, Aktivis 98 Yakin Program MBG Jadi Lebih Baik
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas selama 3,5 Jam di Istana, Ini yang Dibahas
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Khozinudin Sebut Tidak Ada Kejelasan tentang Ijazah Jokowi
Infografis
20 Negara yang Pernah...
20 Negara yang Pernah Dijajah Alexander Agung, dari Pakistan hingga Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved