Menkum HAM Baru Akan Benahi Remisi hingga Lapas
Senin, 27 Oktober 2014 - 18:21 WIB
Menkum HAM Baru Akan Benahi Remisi hingga Lapas
A
A
A
JAKARTA - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM) Yasonna Laoly mengatakan, akan mempelajari terlebih dahulu berkaitan dengan perundang-undangan.
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini berjanji, akan membenahi sistem pemberian remisi kepada narapidana (napi).
"Dalam waktu dekat harus menyusun prolegnas (program legislasi nasional)," kata Yasonna di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/10/2014).
"Mana yang prioritas, kemudian masalah lapas (lembaga pemasyarakatan), soal remisi. Pengaturan remisi jadi lebih baik dan transparan," imbuhnya.
Sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi), dia akan langsung bekerja hari ini. Pasalnya, malam ini akan mengumpulkan para dirjen (direktur jenderal) dan serah terima jabatan.
"Malam ini serah terima, besok rapat semua jadi satu. Kita enggak boleh berleha-leha. Langsung jalan," ucapnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, akan berupaya membangun lapas, tapi akan ditinjau terlebih dahulu satu ruangan di lapas berpenghuni berapa orang. Menurutnya, penataan organisasi masih sedang dipelajari.
"Saya akan panggil Dirjen Lapas untuk pemetaan masalah tentang itu. So far, saya kira belakangan ini akan menurun sedikit persoalan di lapas, kita harus lihat," tukasnya.
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini berjanji, akan membenahi sistem pemberian remisi kepada narapidana (napi).
"Dalam waktu dekat harus menyusun prolegnas (program legislasi nasional)," kata Yasonna di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/10/2014).
"Mana yang prioritas, kemudian masalah lapas (lembaga pemasyarakatan), soal remisi. Pengaturan remisi jadi lebih baik dan transparan," imbuhnya.
Sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi), dia akan langsung bekerja hari ini. Pasalnya, malam ini akan mengumpulkan para dirjen (direktur jenderal) dan serah terima jabatan.
"Malam ini serah terima, besok rapat semua jadi satu. Kita enggak boleh berleha-leha. Langsung jalan," ucapnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, akan berupaya membangun lapas, tapi akan ditinjau terlebih dahulu satu ruangan di lapas berpenghuni berapa orang. Menurutnya, penataan organisasi masih sedang dipelajari.
"Saya akan panggil Dirjen Lapas untuk pemetaan masalah tentang itu. So far, saya kira belakangan ini akan menurun sedikit persoalan di lapas, kita harus lihat," tukasnya.
(maf)