DPD Dinilai Punya Peran Perekat di Parlemen
Jum'at, 17 Oktober 2014 - 22:32 WIB
DPD Dinilai Punya Peran Perekat di Parlemen
A
A
A
JAKARTA - Adanya dua kubu antara Koalisi Merah Putih (KMP) dan Koalisi Indonesia Hebat (KIH) membuat timbulnya perbedaan di Parlemen. Namun, diantara MPR dan DPR, DPD dianggap dapat lebih bijaksana dalam mengatasi perbedaan tersebut.
"Saya melihat optimisme yang sangat tinggi bahwa sesungguhnya DPD sebagai perekat, apalagi saat ini ada kubu-kubuan di DPR. Dengan begitu DPD sekarang ada taringnya," ujar Pakar Komunikasi Politik UI Lely Aryani di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Jumat (17/10/14).
Lely mengatakan, saat ini DPD memiliki posisi kuat untuk menyampaikan aspirasi yang ada di daerah untuk kepentingan masyarakat.
"Dengan adanya kepentingan partai saat itu, DPD bisa masuk karena kepentingan rakyat bukan mewakili masing-masing partai tapi mewakili daerah yang ada di Indonesia," jelasnya.
Ditambahkan Lely, DPD harus lebih teliti membaca situasi dan harus bisa memanfaatkan situasi politik saat ini.
"Tapi yang saat ini terjadi DPD kurang memenfaatkan momen itu. Untuk itu DPD harus ada perubahan politik dari detik perdetik dan menit permenit dan anggota DPD harus berjuang terus," jelasnya.
"Saya melihat optimisme yang sangat tinggi bahwa sesungguhnya DPD sebagai perekat, apalagi saat ini ada kubu-kubuan di DPR. Dengan begitu DPD sekarang ada taringnya," ujar Pakar Komunikasi Politik UI Lely Aryani di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Jumat (17/10/14).
Lely mengatakan, saat ini DPD memiliki posisi kuat untuk menyampaikan aspirasi yang ada di daerah untuk kepentingan masyarakat.
"Dengan adanya kepentingan partai saat itu, DPD bisa masuk karena kepentingan rakyat bukan mewakili masing-masing partai tapi mewakili daerah yang ada di Indonesia," jelasnya.
Ditambahkan Lely, DPD harus lebih teliti membaca situasi dan harus bisa memanfaatkan situasi politik saat ini.
"Tapi yang saat ini terjadi DPD kurang memenfaatkan momen itu. Untuk itu DPD harus ada perubahan politik dari detik perdetik dan menit permenit dan anggota DPD harus berjuang terus," jelasnya.
(kri)