Romi: PPP Bakal Gabung ke Jokowi Bukan Kejar Jabatan
Kamis, 16 Oktober 2014 - 21:20 WIB
Romi: PPP Bakal Gabung ke Jokowi Bukan Kejar Jabatan
A
A
A
SURABAYA - Ketua Umum PPP versi Muktamar Surabaya Romahurmuziy mengaku sudah ada pembicaraan dengan Presiden Terpilih Joko Widodo (Jokowi). Meski akan menyeberang, Romahurmuziy memastikan bukan karena iming-iming jabatan.
"Dengan ini PPP tidak mengejar jabatan," tukas pria yang kerap dipanggil Romi ini kepada wartawan usai pemilihan Ketua Umum PPP di Hotel Empire, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (16/10/2014).
Namun Romi menjelaskan, latar belakang niat PPP merapat ke Kubu Jokowi karena asas yang dianut oleh partai, yakni Amar Makruf Nahi Munkar.
Lagipula, menurut Romi, niatnya itu sesuai dengan pesan sesepuh partai berlambang Kakbah.
"Sesuai dengan pesan Mbah Mun (KH Maimun Zubair, Ketua Majelis Syariah DPP PPP) yang meminta agar tidak menjadi oposisi," pungkasnya.
Sebelumnya, Muktamar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ke VIII akhirnya secara aklamasi memilih Sekjen DPP Romahurmuzy sebagai Ketua Umum DPP PPP periode 2014-2019.
Paska terpilih secara aklamasi ini, Romy mengaku akan melakukan rekonsiliasi semua perbedaan dan merangkul semua pihak akibat konflik internal.
"Di Sidang Pleno tadi sudah kita upayakan untuk merekonsiliasi semua perbedaan dan merangkul semua pihak.
"Dengan ini PPP tidak mengejar jabatan," tukas pria yang kerap dipanggil Romi ini kepada wartawan usai pemilihan Ketua Umum PPP di Hotel Empire, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (16/10/2014).
Namun Romi menjelaskan, latar belakang niat PPP merapat ke Kubu Jokowi karena asas yang dianut oleh partai, yakni Amar Makruf Nahi Munkar.
Lagipula, menurut Romi, niatnya itu sesuai dengan pesan sesepuh partai berlambang Kakbah.
"Sesuai dengan pesan Mbah Mun (KH Maimun Zubair, Ketua Majelis Syariah DPP PPP) yang meminta agar tidak menjadi oposisi," pungkasnya.
Sebelumnya, Muktamar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ke VIII akhirnya secara aklamasi memilih Sekjen DPP Romahurmuzy sebagai Ketua Umum DPP PPP periode 2014-2019.
Paska terpilih secara aklamasi ini, Romy mengaku akan melakukan rekonsiliasi semua perbedaan dan merangkul semua pihak akibat konflik internal.
"Di Sidang Pleno tadi sudah kita upayakan untuk merekonsiliasi semua perbedaan dan merangkul semua pihak.
(hyk)