Dua Koalisi Partai Pacu Kualitas Demokrasi Indonesia

Jum'at, 10 Oktober 2014 - 05:08 WIB
Dua Koalisi Partai Pacu...
Dua Koalisi Partai Pacu Kualitas Demokrasi Indonesia
A A A
JAKARTA - Munculnya dua koalisi partai politik dinilai memberikan efek positif terhadap perkembangan demokrasi di Indonesia.

Dua kekuatan politik itu, yakni Koalisi Indonesia Hebat (KIH) yang beranggotakan partai politik (parpol) pendukung pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK).

Sementara rivalnya ialah partai politik pendukung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa yang menamakan diri Koalisi Merah Putih (KMP). Koalisi ini memiliki kekuatan dominan di DPR.

Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah mengatakan kehadiran KMP bagian untuk mengatasi kelemahan sistem presidensial multipartai yang dianut Indonesia.

"Umumnya di seluruh dunia, biasanya (sebuah negara memiliki) hanya ada dua partai atau maksimal tiga partai," ujar Fahri di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis 9 Oktober 2014.

Menurut dia, KMP yang menjadi mayoritas di DPR akan menjalankan tugas sebagai penyeimbang pemerintah.

Politikus yang kini menjadi Wakil Ketua DPR ini mengatakan, kondisi tersebut sama seperti yang terjadi di Amerika Serikat (AS).

Di AS, kata dia, Demokrat menguasai eksekutif dan Republik dominan di legislatif. "Kalau kami sekarang kalah di eksekutif dan menang di legislatif, maka akan ada check and balance seperti yang terjadi AS saat ini dimana Demokrat menguasai eksekutif dan Republik di legislatif," tutur Fahri.

Fahri berpendapat, demokrasi di Indonesia akan lebih maju dengan dua koalisi besar di parlemen. Hal itu memudahkan masyarakat untuk menyeleksi dan berpartisipasi aktif dalam pemilu.

Menurut dia, Amerika Serikat dengan demokrasi yang berumur ratusan tahun pun tak berani mengambil risiko dengan menerapkan sistem presidensial multipartai.

"AS saja tidak berani mengambil sistem presidensialisme multipartai. Dengan kesadaran itu maka lahir KMP yang benar-benar telah direncanakan," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
3 Koalisi Partai Pendukung...
3 Koalisi Partai Pendukung Capres 2024, Koalisi Prabowo Terbesar
SBY Berpesan ke KIM:...
SBY Berpesan ke KIM: Jangan Ada yang Mendua Hati
KIB Tidak Mencampuri...
KIB Tidak Mencampuri Urusan Dukungan PPP ke Ganjar Pranowo
Prabowo Terima NasDem...
Prabowo Terima NasDem Gabung Koalisi Indonesia Maju
Ungkap Hasil Silaturahmi...
Ungkap Hasil Silaturahmi KIM, Cak Imin: Prabowo Tawarkan Koalisi Permanen
KIB dan KKIR Miliki...
KIB dan KKIR Miliki Kesepakatan Bersatu, Prabowo: Kita Satu Frekuensi
Berita Terkini
Prabowo: Makan Masalah...
Prabowo: Makan Masalah Sakral, Tidak Boleh Jadi Sarana Korupsi
Sidang Gugatan PLK,...
Sidang Gugatan PLK, Saksi Sebut Organisasi Penerus HCL Tak Punya Dasar Hukum
Kronologi Wamen Imipas...
Kronologi Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK
Presiden Prabowo Bakal...
Presiden Prabowo Bakal Terima Surat Kepercayaan 17 Dubes Negara Sahabat Pekan Ini
Hari Ini Noel Divonis...
Hari Ini Noel Divonis terkait Kasus Dugaan Pemerasan Sertifikasi K3
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Segel Mobil Mewah
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved