Gagal Pimpin DPR, PPP Ngaku Tetap Solid
Senin, 06 Oktober 2014 - 13:41 WIB
Gagal Pimpin DPR, PPP Ngaku Tetap Solid
A
A
A
JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menegaskan solid dalam Koalisi Merah Putih, meskipun tidak mendapatkan kursi Wakil Ketua DPR.
Partai berlambang kakbah ini juga akan menunjukkan kesolidannya dalam mengusung calon pemimpin (capim) MPR pada hari ini.
"PPP paket Koalisi Merah Putih (KMP). Banyak menarik-narik tapi kita tetap konsisten di KMP," ujar Anggota Fraksi PPP DPR Ahmad Dimyati Natakusumah di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (6/10/2014).
Dimyati mengakui sejumlah nama telah dipersiapkan PPP untuk diusung sebagai pemimpin MPR.
Namun, nama tersebut harus dikomunikasikan dengan peserta Koalisi Merah Putih. Dari nama yang disodorkan PPP, ada anggota DPD Ahmad Muqowam.
Menurut Dimyati, Muqowam adalah kader PPP meski saat ini anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), "Juga ada Hazrul Azwar," ucapnya.
Dimyati meyakini mekanisme pemilihan calom pemimpin MPR akan menggunakan cara voting.
Dari segi komposisi, semua fraksi memenuhi untuk membuat paket.
"Ini akan terjadi voting karena paketnya memenuhi. Kan ada DPD, jadi paket Koalisi Indonesia Hebat bisa mencalonkan," ujar Dimyati.
Partai berlambang kakbah ini juga akan menunjukkan kesolidannya dalam mengusung calon pemimpin (capim) MPR pada hari ini.
"PPP paket Koalisi Merah Putih (KMP). Banyak menarik-narik tapi kita tetap konsisten di KMP," ujar Anggota Fraksi PPP DPR Ahmad Dimyati Natakusumah di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (6/10/2014).
Dimyati mengakui sejumlah nama telah dipersiapkan PPP untuk diusung sebagai pemimpin MPR.
Namun, nama tersebut harus dikomunikasikan dengan peserta Koalisi Merah Putih. Dari nama yang disodorkan PPP, ada anggota DPD Ahmad Muqowam.
Menurut Dimyati, Muqowam adalah kader PPP meski saat ini anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), "Juga ada Hazrul Azwar," ucapnya.
Dimyati meyakini mekanisme pemilihan calom pemimpin MPR akan menggunakan cara voting.
Dari segi komposisi, semua fraksi memenuhi untuk membuat paket.
"Ini akan terjadi voting karena paketnya memenuhi. Kan ada DPD, jadi paket Koalisi Indonesia Hebat bisa mencalonkan," ujar Dimyati.
(dam)