PDIP Sesumbar KMP Mau Ikut Opsi KIH
Minggu, 05 Oktober 2014 - 20:56 WIB
PDIP Sesumbar KMP Mau Ikut Opsi KIH
A
A
A
JAKARTA - PDIP yakin Koalisi Merah Putih (KMP) mau mengikuti opsi yang diinginkan Koalisi Indonesia Hebat (KIH) mengenai mekanisme pemilihan Pemimpin MPR.
Di mana mereka menginginkan Ketua MPR diduduki perwakilan DPD dan wakilnya dipilih dari koalisi Prabowo dan Jokowi melalui musyawarah mufakat.
"Kita masih yakin, semua masih punya semangat untuk jaga lembaga MPR ini sebagai lembaga permusyawaratan," ujar Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PDIP Ahmad Basarah di kediaman Megawati Soekarnoputri, Menteng, Jakarta, Minggu (5/10/2014).
Meski merasa yakin opsinya dapat diterima, namun begitu mereka belum mengetahui respons KMP terkait keinginan tersebut. "Kita belum tahu mereka mau atau tidak," ujarnya.
Kata dia, apabila koalisi Prabowo-Hatta menyetujui pilihan ini maka tak ada perdebatan yang berujung pada pemungutan suara atau voting saat pemilihan pimpinan MPR periode 2014-2019.
"Jadi kami maunya musyawarah mufakat. Di dalam paket kami, ada pimpinan dari Koalisi Merah Putih, ada dari Koalisi Indonesia Hebat dan ada dari DPD. Ini dibicarakan dengan musyawarah," pungkasnya.
Di mana mereka menginginkan Ketua MPR diduduki perwakilan DPD dan wakilnya dipilih dari koalisi Prabowo dan Jokowi melalui musyawarah mufakat.
"Kita masih yakin, semua masih punya semangat untuk jaga lembaga MPR ini sebagai lembaga permusyawaratan," ujar Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PDIP Ahmad Basarah di kediaman Megawati Soekarnoputri, Menteng, Jakarta, Minggu (5/10/2014).
Meski merasa yakin opsinya dapat diterima, namun begitu mereka belum mengetahui respons KMP terkait keinginan tersebut. "Kita belum tahu mereka mau atau tidak," ujarnya.
Kata dia, apabila koalisi Prabowo-Hatta menyetujui pilihan ini maka tak ada perdebatan yang berujung pada pemungutan suara atau voting saat pemilihan pimpinan MPR periode 2014-2019.
"Jadi kami maunya musyawarah mufakat. Di dalam paket kami, ada pimpinan dari Koalisi Merah Putih, ada dari Koalisi Indonesia Hebat dan ada dari DPD. Ini dibicarakan dengan musyawarah," pungkasnya.
(maf)