Jangan Ada Lagi Anggota DPR Jadi Tersangka
Rabu, 01 Oktober 2014 - 19:34 WIB
Jangan Ada Lagi Anggota DPR Jadi Tersangka
A
A
A
JAKARTA - Anggota DPR 2014-2019 telah dilantik pada pagi tadi. Mereka pun telah mengucap sumpahnya sebagai wakil rakyat.
Sebagai wakil rakyat, para anggota DPR periode lima tahun ke depan memiliki tanggung jawab yang tidak ringan.
Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, publik berharap kinerja anggota DPR lima tahun ke depan lebih baik dari periode sebelumnya.
Mengacu laporan Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), sebanyak 22% anggota DPR 2009-2014 memiliki tingkat kehadiran yang buruk.
"Setidaknya publik sering menyaksikan dalam sidang paripurna banyak kursi Dewan terhormat yang kosong," kata Pangi kepada Sindonews, Rabu (1/10/2014).
Dia juga mengingatkan anggota DPR mendatang untuk meningkatkan produktivitas dalam menghasilkan undang-undang yang berkualitas.
"Selama ini hanya terjebak pada capaian jumlah (kuantitas) undang-undang yang dihasilkan dalam prolegnas bukan pada seberapa hebat anggota DPR menghasilkan mutu undang-undang," tuturnya.
Pangi pun mengharapkan anggota DPR ke depan lebih fokus ke legislasi, ketimbang soal anggaran.
Selama ini, kata dia, banyak anggota DPR yang tersandera dan terjebak kasus korupsi karena persoalan anggaran.
"Jangan ada lagi anggota DPR menjadi tersangka," kata Pangi.
Sebagai wakil rakyat, para anggota DPR periode lima tahun ke depan memiliki tanggung jawab yang tidak ringan.
Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, publik berharap kinerja anggota DPR lima tahun ke depan lebih baik dari periode sebelumnya.
Mengacu laporan Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), sebanyak 22% anggota DPR 2009-2014 memiliki tingkat kehadiran yang buruk.
"Setidaknya publik sering menyaksikan dalam sidang paripurna banyak kursi Dewan terhormat yang kosong," kata Pangi kepada Sindonews, Rabu (1/10/2014).
Dia juga mengingatkan anggota DPR mendatang untuk meningkatkan produktivitas dalam menghasilkan undang-undang yang berkualitas.
"Selama ini hanya terjebak pada capaian jumlah (kuantitas) undang-undang yang dihasilkan dalam prolegnas bukan pada seberapa hebat anggota DPR menghasilkan mutu undang-undang," tuturnya.
Pangi pun mengharapkan anggota DPR ke depan lebih fokus ke legislasi, ketimbang soal anggaran.
Selama ini, kata dia, banyak anggota DPR yang tersandera dan terjebak kasus korupsi karena persoalan anggaran.
"Jangan ada lagi anggota DPR menjadi tersangka," kata Pangi.
(dam)