SBY Dinilai Terlambat Tolak UU Pilkada

Selasa, 30 September 2014 - 06:32 WIB
SBY Dinilai Terlambat...
SBY Dinilai Terlambat Tolak UU Pilkada
A A A
JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dinilai sudah terlambat jika ingin menolak pemilihan kepala daerah (pilkada) melalui DPRD.

"Bagi saya, itu sudah terlambat SBY kalau mau mengatakan menggagalkan UU Pilkada," ujar Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Trimedya Panjaitan di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (29/9/2014).

Menurut dia, seharusnya sebelumnya SBY menginstruksikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi untuk membatalkan Rancangan Undang-undang Pilkada.

"Harusnya Mendagri menyampaikan bahwa pemerintah tidak setuju dengan undang-undang ini. Selesai. Enggak banyak perdebatan seperti ini," katanya.
(dam)
Berita Terkait
Perludem Sebut Kerangka...
Perludem Sebut Kerangka Hukum Pilkada 2024 Potensi Bermasalah
PKB Tolak Revisi UU...
PKB Tolak Revisi UU Pilkada karena Belum Dijalankan 100 Persen
Pernah Ngotot Gelar...
Pernah Ngotot Gelar Pilkada 2020, Pemerintah Dinilai Amnesia Tolak Revisi UU Pemilu
Demonstrasi Tolak Revisi...
Demonstrasi Tolak Revisi UU Pilkada di Malang Ricuh, 2 Polisi dan 3 Jurnalis Terluka
DPR Bakal Sahkan Revisi...
DPR Bakal Sahkan Revisi UU Pilkada Jadi UU Hari Ini
Aksi Ratusan Mahasiswa...
Aksi Ratusan Mahasiswa Tolak Revisi UU Pilkada di Palembang
Berita Terkini
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Silmy Karim Cs Ditahan...
Silmy Karim Cs Ditahan KPK, DPR Bakal Minta Penjelasan Kemenimipas
Infografis
AS Tolak Rencana Inggris...
AS Tolak Rencana Inggris untuk Kirim Pasukan ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved