Ngobrol UU Pilkada, SBY Bertemu Yusril di Kyoto

Senin, 29 September 2014 - 23:31 WIB
Ngobrol UU Pilkada,...
Ngobrol UU Pilkada, SBY Bertemu Yusril di Kyoto
A A A
JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bertemu dengan pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra di Kyoto, Jepang.

Dalam pertemuan itu, SBY meminta masukan Yusril terkait polemik Undang-undang Pemilihan Kepala Daerah (UU Pilkada) yang telah disahkan DPR pada 26 September lalu.

Pertemuan itu diungkapkan Yusril melalui akun Twitternya, @Yusrilihza_Mhd pada Senin (29/9/2014) malam.

Dalam kicauannya, Yusril mengungkapkan pertemuan itu dilaksanakan pada Sabtu 27 September 2014 malam.

"Kemarin malam 27 September Presiden SBY menghubungi saya yang kebetulan sedang berada di Tokyo sementara beliau berada di Kyoto," tulis @Yusrilihza_Mhd.

Yusril menyebut SBY meminta waktu kepadnya untuk meminta masukan sehubungan RUU Pemerintahan Daerah, khususnya terkait pemilihan kepala daerah.

"Saya memenuhi permintaan Presiden dan berjanji akan menemui beliau di Kyoto tadi sore," kicau @Yusrilihza Mhd.

Yusril mengaku diterima Presiden SBY yang didampingi Menko Polhukam, Menko Perekonomian, Sekretaris Kabinet dan Dubes RI untuk Jepang.

Mantan Menteri Kehakiman itu mengaku telah memberikan masukan yang paling bijak untuk mengatasi persoalan tersebut.

"Seperti apa jalan keluar yg saya sarankan, sebaiknya Presiden sendiri yg jelaskan ke publik," tulis Yusril.

Dia menyarankan agar SBY tidak usah menandatangani UU tersebut sampai jabatannya habis.

"Saran saya SBY tidak usah tandatangani dan undangkan RUU tsb sampai jabatannya habis," demikian kicauan Yusril.

Dia juga menyarankan presiden baru tidak menandatangani UU tersebut. Sebab Presiden baru tidak ikut membahas rancangan UU tersebut.

Dengan demikian, kata Yusril, Presiden baru dapat mengembalikan RUU tersebut ke DPR untuk kembali dibahas.

"Dengan demikian, maka UU Pemerintahan Daerah yg ada sekarang masih tetap sah berlaku," tulis Yusril.
(dam)
Berita Terkait
Perludem Sebut Kerangka...
Perludem Sebut Kerangka Hukum Pilkada 2024 Potensi Bermasalah
PKB Tolak Revisi UU...
PKB Tolak Revisi UU Pilkada karena Belum Dijalankan 100 Persen
Pernah Ngotot Gelar...
Pernah Ngotot Gelar Pilkada 2020, Pemerintah Dinilai Amnesia Tolak Revisi UU Pemilu
Demonstrasi Tolak Revisi...
Demonstrasi Tolak Revisi UU Pilkada di Malang Ricuh, 2 Polisi dan 3 Jurnalis Terluka
DPR Bakal Sahkan Revisi...
DPR Bakal Sahkan Revisi UU Pilkada Jadi UU Hari Ini
Aksi Ratusan Mahasiswa...
Aksi Ratusan Mahasiswa Tolak Revisi UU Pilkada di Palembang
Berita Terkini
Viral Surat Edaran Peningkatan...
Viral Surat Edaran Peningkatan Kewaspadaan, Ini Penjelasan Kejagung
Dilaporkan Roy Suryo...
Dilaporkan Roy Suryo ke Polisi, Lechumanan: Saya Kepengin Cepat Diperiksa
Prabowo Kembali Ingatkan...
Prabowo Kembali Ingatkan untuk Hentikan Korupsi, Penyelundupan, Narkoba, hingga Judi
Maruf Cahyono Gunakan...
Maruf Cahyono Gunakan Uang Gratifikasi untuk Renovasi Rumah dan Biayai Resepsi Pernikahan Anak
Yusril Minta Perpres...
Yusril Minta Perpres Pertahanan Negara Dipahami Utuh: Tidak Secara Khusus Berbicara mengenai LBGTQ
Menhut Siapkan Generasi...
Menhut Siapkan Generasi Baru Pemimpin Kehutanan melalui Penguatan SDM
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved