Pilkada Lewat DPRD, Tekan Masifnya Politik Uang
Minggu, 28 September 2014 - 07:38 WIB
Pilkada Lewat DPRD, Tekan Masifnya Politik Uang
A
A
A
JAKARTA - Rapat paripurna sudah mengetok palu UU Pilkada dengan mekanisme dipilih oleh DPRD. Lantas, apa keuntungan dan kerugian pilkada lewat DPRD?
Pengamat Politik dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung Idil Akbar mengatakan, masing-masing pilihan pilkada langsung maupun pilkada lewat DPRD sama-sama memiliki keuntungan dan kerugian.
"Jika dipilih langsung tentu ini berkorelasi langsung dengan partisipasi rakyat sebagai entitas penting dalam demokrasi substantif. Namun dalam hal ekses seperti masifnya politik uang, korupsi, dan sebagainya juga cukup besar," ujarnya ketika dihubungi Sindonews, Minggu (28/9/2014).
Sementara, kata Idil, jika dipilih oleh DPRD maka ekses seperti masifnya politik uang, dan korupsi, tentu bisa diminimalisir. Menurutnya, dari aspek anggaran sangat menguntungkan karena terjadi penghematan yang cukup signifikan.
"Namun ketika tidak langsung, partisipasi rakyat menjadi tidak ada," pungkasnya.
Pengamat Politik dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung Idil Akbar mengatakan, masing-masing pilihan pilkada langsung maupun pilkada lewat DPRD sama-sama memiliki keuntungan dan kerugian.
"Jika dipilih langsung tentu ini berkorelasi langsung dengan partisipasi rakyat sebagai entitas penting dalam demokrasi substantif. Namun dalam hal ekses seperti masifnya politik uang, korupsi, dan sebagainya juga cukup besar," ujarnya ketika dihubungi Sindonews, Minggu (28/9/2014).
Sementara, kata Idil, jika dipilih oleh DPRD maka ekses seperti masifnya politik uang, dan korupsi, tentu bisa diminimalisir. Menurutnya, dari aspek anggaran sangat menguntungkan karena terjadi penghematan yang cukup signifikan.
"Namun ketika tidak langsung, partisipasi rakyat menjadi tidak ada," pungkasnya.
(kri)