Peta Kekuatan Pendukung Pilkada di DPR Belum Berubah
Kamis, 25 September 2014 - 14:58 WIB
Peta Kekuatan Pendukung Pilkada di DPR Belum Berubah
A
A
A
JAKARTA - Konfigurasi kekuatan pendukung pelaksanaan pilkada baik langsung maupun oleh DPRD masih belum berubah di DPR.
Wakil Ketua Komisi II DPR Abdul Hakam Naja, masing-masing fraksi telah menyampaiakan pandangan tertulisnya dan peta kekuatannya masih seperti semula.
"Hingga tadi pagi belum ada perubahan. Masih lima fraksi mendukung pilkada oleh DPRD. Empat fraksi mendukung pilkada langsung," kata Abdul di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (25/9/2014).
Politikus Partai Amanat Nasional itu memaparkan, dalam raker yang dilaksanakan Komisi II, keberadaan dua poin besar dalam pilkada yakni langsung dan oleh DPRD, belum menemukan titik temu.
Ia berharap, dalam lobi di dalam sidang paripurnan nanti, permasalahan dua model pelaksanaan pilkada itu sudah ada titik temunya. "Sehingga tidak perlu voting," kata dia.
"Misalnya, langsung aja semua, atau melalui DPRD aja semua. Kalau tidak, berarti voting. Sampe semalam atau paling tidak pagi tadi, belum ada yang mengerucut pada salah satu pilihan," imbuh Abdul.
Wakil Ketua Komisi II DPR Abdul Hakam Naja, masing-masing fraksi telah menyampaiakan pandangan tertulisnya dan peta kekuatannya masih seperti semula.
"Hingga tadi pagi belum ada perubahan. Masih lima fraksi mendukung pilkada oleh DPRD. Empat fraksi mendukung pilkada langsung," kata Abdul di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (25/9/2014).
Politikus Partai Amanat Nasional itu memaparkan, dalam raker yang dilaksanakan Komisi II, keberadaan dua poin besar dalam pilkada yakni langsung dan oleh DPRD, belum menemukan titik temu.
Ia berharap, dalam lobi di dalam sidang paripurnan nanti, permasalahan dua model pelaksanaan pilkada itu sudah ada titik temunya. "Sehingga tidak perlu voting," kata dia.
"Misalnya, langsung aja semua, atau melalui DPRD aja semua. Kalau tidak, berarti voting. Sampe semalam atau paling tidak pagi tadi, belum ada yang mengerucut pada salah satu pilihan," imbuh Abdul.
(kri)