Pengesahan RUU Tenaga Kesehatan Mendapat Penolakan

Rabu, 24 September 2014 - 21:34 WIB
Pengesahan RUU Tenaga...
Pengesahan RUU Tenaga Kesehatan Mendapat Penolakan
A A A
JAKARTA - Rencana pengesahan RUU Tenaga Kesehatan menjadi undang-undang pada rapat paripurna DPR pada 25 September 2014 mendapat penolakan. Penolakan itu datang dari sejumlah organisasi profesi bidang kesehatan.

Perwakilan dari Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) Yeni Rosa Damayanti menyampaikan alasan penolakan mereka atas peraturan tersebut, salah satunya karena mereka merasa tidak dilibatkan.

"Kami mendukung disahkannya Undang-undang Keperawatan, namun menolak disahkannya Undang-undang Tenaga Kesehatan," kata Yeni saat bertemu Wakil Ketua DPR Pramono Anung di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (24/9/2014).

Dirinya berpendapat, dalam peraturan itu tenaga kesehatan dinilainya tak ditempatkan sebagai pekerja yang bisa memperoleh hak dan perlindungan.

"RUU Kesehatan tidak membahas posisi tenaga kesehatan sebagai pekerja di fasilitas kesehatan swasta," katanya.

Wakil Ketua DPR Pramono Anung yang menerima perwakilan ini menuturkan akan menyampaikan aspirasi tersebut saat rapat paripurna besok.

"Saya akan berkomunikasi dengan pimpinan fraksi agar pada paripurna besok. Ada peluang untuk diperjuangkan penundaan atas pengesahan RUU Tenaga Kesehatan karena jauh dari rasa keadilan," kata dia di tempat yang sama.
(kri)
Berita Terkait
Saleh Husin: Kerukunan...
Saleh Husin: Kerukunan Warga Dapat dan Olahraga juga Dapat
Buka Cabang di GDC,...
Buka Cabang di GDC, Satu Dental Ingin Kesehatan Gigi Masyarakat Terjaga
Fenomena Bocah Disunat...
Fenomena Bocah Disunat Jin, Begini Penjelasan Ketua IDI Tangsel
Kondisi Kesehatan Dinilai...
Kondisi Kesehatan Dinilai Sangat Mempengaruhi Kualitas Fokus Otak
Menjaga Kesehatan Masyarakat...
Menjaga Kesehatan Masyarakat Indonesia
Derita Kanker Stadium...
Derita Kanker Stadium 3, Bocah 7 Tahun Warga Tangsel Ini Butuh Biaya
Berita Terkini
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU PFII Jadi Undang-Undang
KPK Masih Periksa 8...
KPK Masih Periksa 8 Orang Terkait OTT Lombok Barat: Bupati, Kepala Dinas, hingga Sopir
KPK Sebut OTT Bupati...
KPK Sebut OTT Bupati Lombok Barat Naik ke Tahap Penyidikan
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR RI Hari Ini Sahkan RUU PFII hingga Tetapkan Anggota KPI
Evaluasi Program MBG,...
Evaluasi Program MBG, BGN Cek Ulang Validitas 63 Juta Penerima Manfaat-Insentif SPPG
Heboh Kipas Angin Rp1,8...
Heboh Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes, KPK Ingatkan Pengadaan Barang Titik Rawan Korupsi
Infografis
Jadi Buah Terbaik di...
Jadi Buah Terbaik di Asia Tenggara, Ini 7 Manfaat Manggis untuk Kesehatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved