Moeldoko Dinilai Jadi Pesaing Kuat Jokowi di Pilpres 2019
Rabu, 24 September 2014 - 16:25 WIB
Moeldoko Dinilai Jadi Pesaing Kuat Jokowi di Pilpres 2019
A
A
A
JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Moeldoko dinilai sebagai salah satu pesaing kuat Presiden terpilih Jokowi dalam pelaksanaan Pilpres 2019 mendatang.
Hal itu dikatakan oleh Ketua Museum Rekor Indonesia (MURI) Jaya Suprana saat menyerahkan piagam penghargaan rekor MURI kepada Panglima TNI Jenderal Moeldoko. Atas prakarsanya dalam donor darah 69.000 orang dan pembuatan 10.300.000 lubang resapan biopori di seluruh Indonesia.
"Sebenarnya saya yakin bahwa Jokowi akan terpilih lagi pada 2019. Tetapi hari ini setelah menyaksikan dan mendengar apa yang telah dilakukan Panglima TNI, maka Jokowi memiliki pesaing berat dalam Pilpres 2019," kata Jaya di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (24/9/2014).
Lantas, Jaya juga mengatakan, dirinya akan menyampaikan pesan kepada calon orang nomor satu di Indonesia itu agar menjadi lebih berhati-hati karena ada pesaing kuat dalam suksesi Pilpres 2019.
"Saya akan sampaikan kepada Jokowi, kalau panglima nanti nyapres, maka dia harus hati-hati," kata dia.
"Saya terharu, biasanya jenderal memimpin perang merusak lingkungan dan menumpahkan darah. Maka yang satu ini melestarikan lingkungan. Maka saya yakin Jokowi akan memiliki pesaing berat untuk Pemilu 2019," imbuh Jaya.
Hal itu dikatakan oleh Ketua Museum Rekor Indonesia (MURI) Jaya Suprana saat menyerahkan piagam penghargaan rekor MURI kepada Panglima TNI Jenderal Moeldoko. Atas prakarsanya dalam donor darah 69.000 orang dan pembuatan 10.300.000 lubang resapan biopori di seluruh Indonesia.
"Sebenarnya saya yakin bahwa Jokowi akan terpilih lagi pada 2019. Tetapi hari ini setelah menyaksikan dan mendengar apa yang telah dilakukan Panglima TNI, maka Jokowi memiliki pesaing berat dalam Pilpres 2019," kata Jaya di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (24/9/2014).
Lantas, Jaya juga mengatakan, dirinya akan menyampaikan pesan kepada calon orang nomor satu di Indonesia itu agar menjadi lebih berhati-hati karena ada pesaing kuat dalam suksesi Pilpres 2019.
"Saya akan sampaikan kepada Jokowi, kalau panglima nanti nyapres, maka dia harus hati-hati," kata dia.
"Saya terharu, biasanya jenderal memimpin perang merusak lingkungan dan menumpahkan darah. Maka yang satu ini melestarikan lingkungan. Maka saya yakin Jokowi akan memiliki pesaing berat untuk Pemilu 2019," imbuh Jaya.
(kri)