Golkar Janji Tak Berpaling dari Koalisi
Rabu, 16 Juli 2014 - 03:28 WIB
Golkar Janji Tak Berpaling dari Koalisi
A
A
A
JAKARTA - Partai Golongan Karya (Golkar) klaim, tidak akan berpaling dari koalisi Merah Putih dan terus mengawal jalannya pemerintahan hingga lima tahun ke depan.
Seperti diketahui, meski hasil resmi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 belum diketahui, Partai Golkar bersama enam partai peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2014.
Di antaranya Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Bulan Bintang (PBB), dan Partai Demokrat, telah menandatangani MoU koalisi permanen di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Senin 14 Juli 2014.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Idrus Marham mengatakan, pihaknya tidak akan berpaling dari koalisi Merah Putih. Karena koalisi tujuh parpol tersebut, telah dibangun atas dasar cita-cita yang sama dan bukan atas dasar kepentingan kekuasaan semata.
"Saya punya keyakinan enggak (berpaling). Kita mesti berpikir cita-cita, ideologi yang sama yang perlu kita perjuangkan bersama. Dan untuk memerjuangkan cita-cita ideologi yang kata kuncinya itu Indonesia bangkit, maka kita berjuang untuk kekuasaan," ujar Idrus saat dihubungi Sindonews, Selasa (15/7/2014).
Bagi dia, kekuasaan yang dimaksud adalah hanya sebagai alat, bukan tujuan. "Jadi kekuasaan bagi kita adalah alat untuk mewujudkan cita-cita itu. Nah berbeda misalkan kalau ada orang yang membangun koalisi sudah memang dimodali dari kekuasaan," tegasnya.
Saat ditanya apakah ada sanksi bagi partai politik yang membelot di tengah jalan, Idrus mengatakan, pihaknya yakin koalisi yang telah dibangun ini akan tetap solid dan utuh hingga lima tahun ke depan.
"Saya punya keyakinan ini (koalisi merah putih) beda, karena suasananya sejak dari awal itu betul-betu dibangun dengan kesadaran, cita-cita dan ini betul suasana persahabatan sangat kuat, dan kerjasamanya. Ini suasana kebatinannya sangat kuat," tuntasnya.
Seperti diketahui, meski hasil resmi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 belum diketahui, Partai Golkar bersama enam partai peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2014.
Di antaranya Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Bulan Bintang (PBB), dan Partai Demokrat, telah menandatangani MoU koalisi permanen di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Senin 14 Juli 2014.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Idrus Marham mengatakan, pihaknya tidak akan berpaling dari koalisi Merah Putih. Karena koalisi tujuh parpol tersebut, telah dibangun atas dasar cita-cita yang sama dan bukan atas dasar kepentingan kekuasaan semata.
"Saya punya keyakinan enggak (berpaling). Kita mesti berpikir cita-cita, ideologi yang sama yang perlu kita perjuangkan bersama. Dan untuk memerjuangkan cita-cita ideologi yang kata kuncinya itu Indonesia bangkit, maka kita berjuang untuk kekuasaan," ujar Idrus saat dihubungi Sindonews, Selasa (15/7/2014).
Bagi dia, kekuasaan yang dimaksud adalah hanya sebagai alat, bukan tujuan. "Jadi kekuasaan bagi kita adalah alat untuk mewujudkan cita-cita itu. Nah berbeda misalkan kalau ada orang yang membangun koalisi sudah memang dimodali dari kekuasaan," tegasnya.
Saat ditanya apakah ada sanksi bagi partai politik yang membelot di tengah jalan, Idrus mengatakan, pihaknya yakin koalisi yang telah dibangun ini akan tetap solid dan utuh hingga lima tahun ke depan.
"Saya punya keyakinan ini (koalisi merah putih) beda, karena suasananya sejak dari awal itu betul-betu dibangun dengan kesadaran, cita-cita dan ini betul suasana persahabatan sangat kuat, dan kerjasamanya. Ini suasana kebatinannya sangat kuat," tuntasnya.
(maf)