Alasan Petinggi Demokrat Tak Hadiri MoU Koalisi Permanen
Selasa, 15 Juli 2014 - 10:47 WIB
Alasan Petinggi Demokrat Tak Hadiri MoU Koalisi Permanen
A
A
A
JAKARTA - Petinggi Partai Demokrat tak hadir dalam pemantapan koalisi permanen melalui penandatanganan memorandum of understanding (MoU) Merah Putih di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, kemarin.
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Ramadhan Pohan mengatakan, kemarin pihaknya tengah sibuk menggelar pertemuan untuk membahas pengamanan perolehan suara pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 1 Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.
"Kemarin melakukan rapat untuk pengawalan suara Prabowo-Hatta," kata Ramadhan saat dihubungi wartawan, Selasa (15/7/2014).
Ia juga menegaskan, partai berlogo bintang segitiga ini masih berkomitmen untuk berada di dalam Koalisi Merah Putih bentukan Partai Gerindra bersama partai politik (parpol) lainnya.
"Kemarin kami ada kegiatan di partai. Kami masih bersama di koalisi itu, tidak (ada) masalah apapun," tuntasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, dalam penandatanganan MoU itu hadir Ketua Umum (Ketum) dan pimpinan parpol anggota koalisi. Tampak di antaranya, Ketum Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical), Ketum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Suhardi.
Kemudian ketum sekaligus cawapres dari Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Rajasa, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta, Ketum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali, Ketum Partai Bulan Bintang (PBB) MS Kaban.
Dalam deretan undangan khusus tersebut, tidak tampak Ketua Harian Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Demokrat yang juga termasuk penandatangan MoU koalisi permanen tersebut, namun diwakili Ketua DPD Demokrat DKI Nachrowi Ramli.
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Ramadhan Pohan mengatakan, kemarin pihaknya tengah sibuk menggelar pertemuan untuk membahas pengamanan perolehan suara pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 1 Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.
"Kemarin melakukan rapat untuk pengawalan suara Prabowo-Hatta," kata Ramadhan saat dihubungi wartawan, Selasa (15/7/2014).
Ia juga menegaskan, partai berlogo bintang segitiga ini masih berkomitmen untuk berada di dalam Koalisi Merah Putih bentukan Partai Gerindra bersama partai politik (parpol) lainnya.
"Kemarin kami ada kegiatan di partai. Kami masih bersama di koalisi itu, tidak (ada) masalah apapun," tuntasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, dalam penandatanganan MoU itu hadir Ketua Umum (Ketum) dan pimpinan parpol anggota koalisi. Tampak di antaranya, Ketum Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical), Ketum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Suhardi.
Kemudian ketum sekaligus cawapres dari Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Rajasa, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta, Ketum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali, Ketum Partai Bulan Bintang (PBB) MS Kaban.
Dalam deretan undangan khusus tersebut, tidak tampak Ketua Harian Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Demokrat yang juga termasuk penandatangan MoU koalisi permanen tersebut, namun diwakili Ketua DPD Demokrat DKI Nachrowi Ramli.
(kri)