Fahri Tantang PDIP Tunjuk Karolin Jadi Ketua DPR

Kamis, 10 Juli 2014 - 14:08 WIB
Fahri Tantang PDIP Tunjuk...
Fahri Tantang PDIP Tunjuk Karolin Jadi Ketua DPR
A A A
JAKARTA - Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berencana mengajukan gugatan atas UU Nomor 27 Tahun 2009 tentang MPR, DPD, DPR dan DPRD (UU MD3). Sebab, UU itu dinilai melanggar hak konstitusional mereka, khususnya mengenai poin terkait mekanisme pemilihan Ketua DPR.

Menyikapi hal tersebut, Wakil Ketua Pansus Revisi UU MD Fahri Hamzah tak mempermaslahkan akan gugatan itu dan yakin bahwa UU yang disusun sudah sesuai dengan konstitusi.

Fahri mengatakan, dalam Pasal 84 tercantum bahwa pemilihan pimpinan alat kelengkapan dewan dilakukan secara paket, setiap anggota DPR berhak mengajukan diri sebagai pimpinan. Menurutnya, sebagaimana asas demokrasi setiap anggota berhak memilih dan dipilih sebagai ketua dewan.

"Aturan ini yang dinilai melanggar demokrasi, sebab di UU sebelumnya bahwa pimpinan alat kelengkapan dewan diberikan secara proporsional sesuai dengan perolehan suara di pemilu legislatif," ujar Fahri di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (10/7/2014).

Menyikapi upaya PDIP yang berencana mengajukan judicial review terhadap UU MD3, Wasekjen PKS ini menantang PDIP agar bersikap adil. Menurutnya, jika memang ingin kembali ke asas proporsional, maka yang berhak menjadi Ketua DPR nanti adalah politikus PDIP Karolin Margret Natasa yang mendapatkan suara paling banyak di pileg lalu.

"Kalau berdasarkan suara terbanyak, yang jadi Ketua DPR Karolin, dia yang jadi pimpinan dewan. Kalau PDIP fair, yang jadi ketua dewan itu Karolin," pungkasnya.

Seperti diketahui, Karolin adalah caleg dari PDIP asal Kalimantan Barat. Ia mendapatkan 397.481 suara yang merupakan suara terbanyak pada Pileg 2014.

Akan tetapi, pada tahun 2012 lalu, Karolin sempat tersandung kasus skandal video porno. Kasusnya pun sudah sampai ke Badan Kehormatan (BK) DPR dan Bareskrim Mabes Polri, namun belum ada penyelesaian.

Perempuan asal Kalbar itu sendiri sudah berulang kali membantah video mesum yang beredar tersebut adalah dirinya.
(kri)
Berita Terkait
PDIP Respons Isu Revisi...
PDIP Respons Isu Revisi UU MD3 Muncul Jelang Pelantikan: Tak Ingin DPR Jadi Arena Konflik
PDIP Dapat Info Bakal...
PDIP Dapat Info Bakal Terbit Perppu MD3, Pimpinan DPR Belum Dengar
PDIP Ungkap Ada Manuver...
PDIP Ungkap Ada Manuver Halangi Angket DPR dengan Revisi UU MD3
Pengamat: Undang-undang...
Pengamat: Undang-undang Harus Mengikuti Perkembangan Zaman
Istana Tepis Isu Jokowi...
Istana Tepis Isu Jokowi Bakal Teken Perppu UU MD3
Dasco Tegaskan Pemilihan...
Dasco Tegaskan Pemilihan Pimpinan DPR Mengacu UU MD3
Berita Terkini
Telkomsat Gandeng UNIVITY...
Telkomsat Gandeng UNIVITY Perkuat Pemantauan Keamanan Nasional
Selamat Ginting: Prabowo...
Selamat Ginting: Prabowo Harus Jadi Panglima Tertinggi Pemberantasan Korupsi
Sri Radjasa Duga Ada...
Sri Radjasa Duga Ada Motif Politik di Balik Kasus Febrie Adriansyah
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan...
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan atas Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri ke Kejagung
Eks Jampidsus Jadi Tersangka,...
Eks Jampidsus Jadi Tersangka, Said Didu Minta Febrie Adriansyah Ungkap Semua Pihak yang Terlibat
Presiden Petisi Ahli...
Presiden Petisi Ahli Sebut Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Sesuai dengan UU Kejaksaan
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved