18 Tahanan KPK Gunakan Hak Pilih

Rabu, 09 Juli 2014 - 10:47 WIB
18 Tahanan KPK Gunakan...
18 Tahanan KPK Gunakan Hak Pilih
A A A
JAKARTA - Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyalurkan hak pilihnya di tempat pemungutan suara (TPS) 18 Rumah Tahanan (Rutan) KPK, Kecamatan Setyabudi, Keluarhan Karet. Pada TPS ini ada 18 pemilih yang ikut menentukan siapa presiden mendatang sebagai pengganti Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Para tahanan KPK ini mulai mencoblos sejak pukul 9.15 WIB dimulai dari tahanan yang mendekam di Rutan Guntur, Jakarta Selatan.

Berdasarkan pantauan Sindonews di lokasi, mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq mendapat giliran pertama. Namun, Luthfi hanya tersenyum tidak berkomentar kepada wartawan yang meminta konfirmasi mengenai pilpres ini.

Setelah Luthfi menyusul kemudian tahan KPK lainnya, Budi Mulya terdakwa kasus Bank Century, mantan Wakil Rektor UI Tafsir Nurchamit kasus korupsi IT perpustakaan Universitas Indonesia, Heru Sulaksono yang terlibat kasus korupsi Darmaga Sabang, Bupati Biak Yesaya Sombuk, dan mantan kepala Badan pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappeti) Syahrul R Sampurnajaya.

Selang beberapa waktu kemudian para tahanan KPK yang tinggal di Rutan KPK, Kuningan Jakarta Selatan mendapat giliran menyalurkan hak pilihnya seperti mantan anggota DPR Choirun Nisa terpidana kasus dugaan suap sengketa Pemilukada Gunung Mas Kalimantan, Susi Tur Andayani advokad dan Presiden Direktur PT Kaltim Parna Industri Arta Meris Simbolon.

Selainitu mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar, Bupati Bogor Rahmat Yasin, Ahmad Fatanah, Bos PT Masaro Radiokom Anggoro Widjojo, mantan Menpora Andi Alifian Mallarangeng juga memberikan hak pilihnya.

Bahkan mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, Direktur PT Papua Indah Perkara Teddy Renyut, Direktur PT Citra Mandiri Metalindo Abadi (CMMA) Budi Santoso Pemilik PT Bali Pasifik Pragama Tubagus Chairi Wardana alias Wawan juga memberikan hak pilih.

Sementara itu, anggota panitia pemungutan suara (PPS) 18 Kelurahan Karet, Sutrisno mengatakan, jumlah pemilih di Rutan KPK sebenarnya ada 21, namun tiga tahanan sudah pindah ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin. "Ada 21 tahanan, tiga pindah ke Bandung," tukas Sutrisno di TPS 18 Rutan KPK, Jakarta, Rabu (9/7/2014).
(kur)
Berita Terkait
Dosen Fisip Kalsel:...
Dosen Fisip Kalsel: Bahas Dana Alutsista 700 Triliun, Penampilan Anies Terkesan Cari Panggung
Sarat Indikasi Pelanggaran,...
Sarat Indikasi Pelanggaran, Aktivis Ciputat Kampanyekan Tagar Lawan Pemilu Curang
Gara-gara Covid-19,...
Gara-gara Covid-19, Pilpres Polandia Jadi 'Pilpres Hantu'
Jazz dan Pilpres
Jazz dan Pilpres
Gagahnya Ganjar-Mahfud...
Gagahnya Ganjar-Mahfud Kompak Pakai Jaket Bomber ala Pilot Top Gun
Potret Tiga Capres Ikuti...
Potret Tiga Capres Ikuti Debat Ketiga Pilpres 2024
Berita Terkini
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Penunjukan Kepala BGN...
Penunjukan Kepala BGN Baru Dinilai Tepat untuk Membenahi MBG
KPK Lelang 106 Lot Barang...
KPK Lelang 106 Lot Barang Rampasan Korupsi dari 26 Perkara, Ada Handphone hingga Bidang Tanah
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved