Pemimpin Harus Miliki Tekad dan Keberanian Jaga SDA Indonesia
Kamis, 03 Juli 2014 - 14:25 WIB
Pemimpin Harus Miliki Tekad dan Keberanian Jaga SDA Indonesia
A
A
A
JAKARTA - Pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) 9 Juli 2014 mendatang akan menentukan nasib bangsa Indonesia ke depan. Maka itu jangan presiden terpilih nanti diharapkan bisa menjaga potensi kekayaan yang dimiliki Indonesia.
Sekretaris Dewan Pertimbangan Presiden Bidang Hankam, Letjen TNI Purnawariwan Romulo Simbolon mengatakan, era kepemimpinan Presiden SBY selama ini stabilitas politik dan keamanan terjaga.
Bahkan kata Romulo, pertumbuhan ekonomi juga positif di tengah kondisi perekonomian dunia yang tak menentu. Lanjutnya, diplomasi luar negeri juga berjalan dinamis dan berhasil menempatkan Indonesia sebagai negara yang diperhitungkan dalam percaturan global.
Buktinya, kata dia adalah Indonesia ditempatkan sebagai anggota G-20. "Hal tersebut tercipta karena adanya kepemimpinan pemerintahan yang memiliki kemampuan dan kecerdasan," ujar Romulo dalam keterangan persnya kepada wartawan, Kamis (3/7/2014).
Dia menjelaskan, pada tahun 1990-an era Pemerintahan Suharto, Indonesia pernah disebut sebagai Macan Asia. Bahkan diramalkan tumbuh menjadi salah satu negara kuat ekonomi dunia karena kaya dengan potensi SDA dan keberhasilan pembangunan ekonominya.
Sementara Prabowo selalu gelorakan visi kebangkitan Indonesia sebagai Macan Asia. Menurutnya Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto memiliki tekad, keberanian, kemauan, dan kemampuan untuk mewujudkan ide tentang kekayaan alam Indonesia sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat Indonesia.
"Logikanya, hal inilah yang bikin tidak nyaman negara luar, karena kalau Indonesia kuat, dikhawatirkan sebagai ancaman serta mereka tidak lagi bisa mengeksploitasi Indonesia untuk kemakmuran mereka," jelasnya.
Sekretaris Dewan Pertimbangan Presiden Bidang Hankam, Letjen TNI Purnawariwan Romulo Simbolon mengatakan, era kepemimpinan Presiden SBY selama ini stabilitas politik dan keamanan terjaga.
Bahkan kata Romulo, pertumbuhan ekonomi juga positif di tengah kondisi perekonomian dunia yang tak menentu. Lanjutnya, diplomasi luar negeri juga berjalan dinamis dan berhasil menempatkan Indonesia sebagai negara yang diperhitungkan dalam percaturan global.
Buktinya, kata dia adalah Indonesia ditempatkan sebagai anggota G-20. "Hal tersebut tercipta karena adanya kepemimpinan pemerintahan yang memiliki kemampuan dan kecerdasan," ujar Romulo dalam keterangan persnya kepada wartawan, Kamis (3/7/2014).
Dia menjelaskan, pada tahun 1990-an era Pemerintahan Suharto, Indonesia pernah disebut sebagai Macan Asia. Bahkan diramalkan tumbuh menjadi salah satu negara kuat ekonomi dunia karena kaya dengan potensi SDA dan keberhasilan pembangunan ekonominya.
Sementara Prabowo selalu gelorakan visi kebangkitan Indonesia sebagai Macan Asia. Menurutnya Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto memiliki tekad, keberanian, kemauan, dan kemampuan untuk mewujudkan ide tentang kekayaan alam Indonesia sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat Indonesia.
"Logikanya, hal inilah yang bikin tidak nyaman negara luar, karena kalau Indonesia kuat, dikhawatirkan sebagai ancaman serta mereka tidak lagi bisa mengeksploitasi Indonesia untuk kemakmuran mereka," jelasnya.
(kur)