Puluhan Mahasiswa di Solo Dukung Prabowo-Hatta
Selasa, 01 Juli 2014 - 16:19 WIB
Puluhan Mahasiswa di Solo Dukung Prabowo-Hatta
A
A
A
SOLO - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Mahasiswa Sambernyawa, menggelar aksi untuk mendukung Prabowo-Hatta dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 9 Juli 2014 mendatang. Aksi itu dilakukan di Gerbang Masuk, Universitas Sebelas Maret (UNS), Solo.
Puluhan mahasiswa tersebut melakukan aksi simpatik dengan membagi-bagikan selebaran yang berisi visi dan misi dari Calon Presiden Nomor Urut satu tersebut.
Selebaran itu dibagikan kepada para mahasiswa yang ada di kampus tersebut. Tidak hanya itu selebaran juga dibagi-bagikan bagi para pengguna jalan yang melintas di sekitar Kampus UNS.
Koordinator Lapangan, Joko Ujiyanto mengatakan, ancaman kedaulatan bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), menjadi permasalahan yang mendasar yang dialami bangsa.
Menurutnya, persoalan ancaman kedaulatan itu tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena hal itu akan meengganggu stabilitas nasional.
Ia mengatakan diperlukan presiden yang tegas yang mampu menyelesaiakan persoalan tersebut. “Kami memandang sosok Prabowo memiliki jiwa yang tegas dan mampu untuk menyelesaikan persoalan bangsa yang sudah berlangsung sejak beberapa waktu yang lalu,” ucapnya, di Solo, Selasa (1/7/2014).
Menurutnya hal itu terlihat dari rekam jejak yang telah diciptakan oleh Prabowo sebelum dirinya menjadi Presiden. Dia mengungkapkan, dari rekam jejak itu jelas terlihat mana presiden yang bisa melindungi kedaulatan negara dan presiden yang tidak mampu melakukan hal itu.
“Kami itu memandang secara riil, bukan karena kami menjadi tim sukses mereka, akan tetapi murni karena pandangan kami yang menillai Prabowo cakap dalam segala hal,” tuturnya.
Sementara itu salah satu tim sukses Prabowo, Jatmiko mengaku sangat mengapresiasai apa yang telah dilakukan oleh para mahasisiwa itu. Menurutnya aksi itu akan semakin menambah dukungan bagi Prabowo yang semakin hari semakin meningkat. Bahkan pihaknya mengaku yakin, dalam pemilu mendatang dukungan dari kaum muda akan mencapai 50 persen.
“Visi dan misi Prabowo hata itu sangat sejalan dengan apa yang diharapkan oleh para mahasiswa yang merupakan tokoh intelektual muda di Indonesia,” pungkasnya.
Puluhan mahasiswa tersebut melakukan aksi simpatik dengan membagi-bagikan selebaran yang berisi visi dan misi dari Calon Presiden Nomor Urut satu tersebut.
Selebaran itu dibagikan kepada para mahasiswa yang ada di kampus tersebut. Tidak hanya itu selebaran juga dibagi-bagikan bagi para pengguna jalan yang melintas di sekitar Kampus UNS.
Koordinator Lapangan, Joko Ujiyanto mengatakan, ancaman kedaulatan bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), menjadi permasalahan yang mendasar yang dialami bangsa.
Menurutnya, persoalan ancaman kedaulatan itu tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena hal itu akan meengganggu stabilitas nasional.
Ia mengatakan diperlukan presiden yang tegas yang mampu menyelesaiakan persoalan tersebut. “Kami memandang sosok Prabowo memiliki jiwa yang tegas dan mampu untuk menyelesaikan persoalan bangsa yang sudah berlangsung sejak beberapa waktu yang lalu,” ucapnya, di Solo, Selasa (1/7/2014).
Menurutnya hal itu terlihat dari rekam jejak yang telah diciptakan oleh Prabowo sebelum dirinya menjadi Presiden. Dia mengungkapkan, dari rekam jejak itu jelas terlihat mana presiden yang bisa melindungi kedaulatan negara dan presiden yang tidak mampu melakukan hal itu.
“Kami itu memandang secara riil, bukan karena kami menjadi tim sukses mereka, akan tetapi murni karena pandangan kami yang menillai Prabowo cakap dalam segala hal,” tuturnya.
Sementara itu salah satu tim sukses Prabowo, Jatmiko mengaku sangat mengapresiasai apa yang telah dilakukan oleh para mahasisiwa itu. Menurutnya aksi itu akan semakin menambah dukungan bagi Prabowo yang semakin hari semakin meningkat. Bahkan pihaknya mengaku yakin, dalam pemilu mendatang dukungan dari kaum muda akan mencapai 50 persen.
“Visi dan misi Prabowo hata itu sangat sejalan dengan apa yang diharapkan oleh para mahasiswa yang merupakan tokoh intelektual muda di Indonesia,” pungkasnya.
(maf)