Mahasiswa Yakin Prabowo Bisa Bawa RI Mandiri
Senin, 30 Juni 2014 - 16:01 WIB
Mahasiswa Yakin Prabowo Bisa Bawa RI Mandiri
A
A
A
JAKARTA - Calon Presiden dari Koalisi Merah Putih, Prabowo Subianto dinilai akan mampu membawa Indonesia menjadi bansa mandiri dan tidak tergantung terhadap asing.
Hal tersebut seperti disampaiakan perwakilan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Hilman Farid pada acara Deklarasi BEM UIN Jakarta Dukung Prabowo-Hatta di Aula Kopertis, UIN Jakarta, Ciputat, Selatan, Senin (30/6/2014).
Hilman mengatakan, kaum muda memiliki peranan penting untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, bermartabat, serta aman dan damai.
"Untuk mewujudkan cita-cita kedaulatan tersebut kami mendukung Prabowo-Hatta pada pilpres nanti. Kami melihat visi misi Prabowo yang ingin menasionalisasi aset strategis sebagai sikap tegas dan anti asing," ujar Hilman.
Mahasiswa dari FISIP UIN Jakarta ini menilai, manfaat Reformasi 1998 sebagai salah satu titik tumpu dari perjuangan pemuda dan mahasiswa belum dirasakan masyarakat secara menyeluruh. Kesejahteraan hanya dirasakan para elite politik dan pengusaha.
"Untuk menjalankan serta menuntaskan agenda reformasi tersebut, Indonesia butuh seorang figur pemimpin yang mempunyai visi misi, tegas, dan berani guna mencapai cita-cita bangsa menuju masyarakat berdaulat tanpa dikte dari pihak manapun," tutur Hilman.
Hal tersebut seperti disampaiakan perwakilan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Hilman Farid pada acara Deklarasi BEM UIN Jakarta Dukung Prabowo-Hatta di Aula Kopertis, UIN Jakarta, Ciputat, Selatan, Senin (30/6/2014).
Hilman mengatakan, kaum muda memiliki peranan penting untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, bermartabat, serta aman dan damai.
"Untuk mewujudkan cita-cita kedaulatan tersebut kami mendukung Prabowo-Hatta pada pilpres nanti. Kami melihat visi misi Prabowo yang ingin menasionalisasi aset strategis sebagai sikap tegas dan anti asing," ujar Hilman.
Mahasiswa dari FISIP UIN Jakarta ini menilai, manfaat Reformasi 1998 sebagai salah satu titik tumpu dari perjuangan pemuda dan mahasiswa belum dirasakan masyarakat secara menyeluruh. Kesejahteraan hanya dirasakan para elite politik dan pengusaha.
"Untuk menjalankan serta menuntaskan agenda reformasi tersebut, Indonesia butuh seorang figur pemimpin yang mempunyai visi misi, tegas, dan berani guna mencapai cita-cita bangsa menuju masyarakat berdaulat tanpa dikte dari pihak manapun," tutur Hilman.
(dam)