Kader PKB Minta Dukungan TKI untuk Jokowi-JK
Senin, 30 Juni 2014 - 12:20 WIB
Kader PKB Minta Dukungan TKI untuk Jokowi-JK
A
A
A
JAKARTA - Tim pasangan Calon Presiden (Capres) Joko Widodo-Jusuf Kalla terus menggalang dukungan untuk meraih kemenangan dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 9 Juli 2014 mendatang.
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai salah satu partai pendukung pasangan capres nomor urut 2 itu berusaha meraih dukungan dari Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dengan mengirim kadernya Dita Indah Sari ke Kuala Lumpur, Malaysia.
Tiba di Kuala Lumpur, pada Sabtu 28 Juni 2014 malam waktu setempat, Dita membuat pertemuan dengan sejumlah TKI yang ada di sana. Dalam acara itu dihadiri sejumlah pimpinan komunitas dan etnis yang sebagian besar asal Jawa Timur (Jatim).
Dalam pertemuan ini para pimpinan TKI sepakat memberi dukungan kepada pasangan Capres Jokowi-JK dengan sejumlah catatan, yaitu mereka meminta pemerintahan Jokowi nanti bisa mempermudah pengurusan dokumen.
Harapannya, KBRI lebih diberdayakan untuk membantu kesulitan TKI, dan Indonesia lebih berani, jangan takut menghadapi Malaysia.
PKB sebagai bagian dari partai pendukung berkomitmen untuk meneruskan dan mengawal harapan ini kepada Jokowi-JK. Apalagi mayoritas dari para TKI merupakan warga Jawa Timur, yang merupakan basis terbesar Nahdliyin dan PKB," ujar Dita melalui siaran persnya keapda wartawan, Senin (30/6/2014).
Lanjutnya, PKB berharap, Pilpres 9 Juli nanti di Malaysia bisa digeser pelaksanaannya di hari libur. "Ini demi memaksimalkan keleluasaan TKI menggunakan hak politiknya tanpa harus meninggalkan pekerjaan," tukasnya.
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai salah satu partai pendukung pasangan capres nomor urut 2 itu berusaha meraih dukungan dari Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dengan mengirim kadernya Dita Indah Sari ke Kuala Lumpur, Malaysia.
Tiba di Kuala Lumpur, pada Sabtu 28 Juni 2014 malam waktu setempat, Dita membuat pertemuan dengan sejumlah TKI yang ada di sana. Dalam acara itu dihadiri sejumlah pimpinan komunitas dan etnis yang sebagian besar asal Jawa Timur (Jatim).
Dalam pertemuan ini para pimpinan TKI sepakat memberi dukungan kepada pasangan Capres Jokowi-JK dengan sejumlah catatan, yaitu mereka meminta pemerintahan Jokowi nanti bisa mempermudah pengurusan dokumen.
Harapannya, KBRI lebih diberdayakan untuk membantu kesulitan TKI, dan Indonesia lebih berani, jangan takut menghadapi Malaysia.
PKB sebagai bagian dari partai pendukung berkomitmen untuk meneruskan dan mengawal harapan ini kepada Jokowi-JK. Apalagi mayoritas dari para TKI merupakan warga Jawa Timur, yang merupakan basis terbesar Nahdliyin dan PKB," ujar Dita melalui siaran persnya keapda wartawan, Senin (30/6/2014).
Lanjutnya, PKB berharap, Pilpres 9 Juli nanti di Malaysia bisa digeser pelaksanaannya di hari libur. "Ini demi memaksimalkan keleluasaan TKI menggunakan hak politiknya tanpa harus meninggalkan pekerjaan," tukasnya.
(kur)