Pemilihan Tank Leopard Melalui Proses Panjang

Selasa, 24 Juni 2014 - 15:17 WIB
Pemilihan Tank Leopard...
Pemilihan Tank Leopard Melalui Proses Panjang
A A A
JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Purnomo Yusgiantoro menegaskan pengadaan tank Leopard sudah melalui proses yang panjang.

Hal tersebut diungkapkan Purnomo menanggapi pernyataan calon presiden nomor urut dua Joko Widodo (Jokowi) yang mengaku tidak setuju dengan pengadaan tank Leopard karena bisa merusak jalan dan jembatan dengan berat 63 ton.

Menhan menyatakan bahwa Indonesia sangat membutuhkan alat utama sistem senjata (alutsista) seperti tank Leopard. Jenis tank yang sudah dimiliki sebelumnya, kata dia, tidak secanggih tank leopard.

"Spesifikasi tehnikal (tank Leopard) sudah diteliti betul oleh Angkatan darat. Kami di Kementerian Pertahanan memproses yang sifatnya bottom up, kemudian kami pilih, dan jatuhnya pilihan kepada Leopard," ujar Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro di halaman Istana Negara, Jakarta, Selasa (24/6/2014).

Seperti diketahui, pada debat capres putaran ketiga, capres nomor urut dua Joko Widodo (Jokowi) mengaku tidak setuju dengan pengadaan tank leopard. Alasannya, karena berat tank leopard itu sebesar 63 ton, dan bisa merusak jalan dan jembatan.
(dam)
Berita Terkait
Antusiasme Warga di...
Antusiasme Warga di Pameran Alutsista Peringatan HUT ke-79 TNI
Mampukah N219 Amphibious...
Mampukah N219 Amphibious Sukses di Pasaran?
Pangkoarmada II Inspeksi...
Pangkoarmada II Inspeksi Kapal Perang
Perlu Evaluasi Modernisasi...
Perlu Evaluasi Modernisasi Alutsista dan Kesejahteraan Prajurit TNI
Mantan Sekjen Kemhan...
Mantan Sekjen Kemhan Kritik Prabowo Beli Alutsista Bekas, Ini Penjelasannya
Dilengkapi Meriam Kaliber...
Dilengkapi Meriam Kaliber 40 mm, KRI Tuna-876 Perkuat Koarmada I
Berita Terkini
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Puluhan Organisasi Tolak...
Puluhan Organisasi Tolak Penerapan PP No 28/2024 Tentang Kesehatan
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Infografis
Alasan Eropa Tak Siap...
Alasan Eropa Tak Siap Perang Jangka Panjang Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved