Soal Tank Leopard, Jokowi Dinilai Keliru

Selasa, 24 Juni 2014 - 12:11 WIB
Soal Tank Leopard, Jokowi...
Soal Tank Leopard, Jokowi Dinilai Keliru
A A A
JAKARTA - Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq menilai Calon Presiden Joko Widodo mendapatkan informasi keliru dalam menjelaskan mengenai tank Leopard.

Dalam postur pertahanan angkatan darat (AD), kata Mahfudz, Indonesia belum memiliki tank tempur utama (main battle tank). "Kami hanya memiliki tank-tank zaman dulu yang sudah usang, yakni Scorpion dan AMX. Kebutuhan TNI untuk tank berat sudah masuk kajian TNI," ujar Mahfudz di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (24/6/2014).

Dia juga menjelaskan bahwa perdebatan mengenai tank Leopard hanya masalah pilihan jenis. Ada yang sejumlah negara yang diusulkan menjadi mitra dalam pengadaan tank Leopard.

"Saat itu ada yang mengusulkan Leopard dari Jerman, terus Rusia, Amerika. Tapi sama-sama main battle tank," terangnya.

Setelah melalui pembahasan panjang antara pemerintah dengan Komisi I DPR dan semua fraksi sepakat membeli tank Leopard langsung dari Jerman.

Dia menjelaskan, tank Leopard yang akan didatangkan telah dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan di dalam negeri. "Paket yang dikirim ke Indonesia sudah sesuai dan namanya juga diubah jadi Leopard RI. Saya melihat ada informasi yang tidak lengkap atau keliru kepada Jokowi," katanya.

Pada debat capres sesi ketiga pada Minggu 22 Juni lalu, Jokowi mempertanyakan tentang pengadaan tank Leopard yang dinilainya tidak sesuai dengan kondisi daratan di Indonesia.

Jokowi mengatakan, tank itu akan merusak jalan-jalan yang akan dilalui karena beratnya mencapai 60 ton.
(dam)
Berita Terkait
Antusiasme Warga di...
Antusiasme Warga di Pameran Alutsista Peringatan HUT ke-79 TNI
Mampukah N219 Amphibious...
Mampukah N219 Amphibious Sukses di Pasaran?
Pangkoarmada II Inspeksi...
Pangkoarmada II Inspeksi Kapal Perang
Mantan Sekjen Kemhan...
Mantan Sekjen Kemhan Kritik Prabowo Beli Alutsista Bekas, Ini Penjelasannya
Perlu Evaluasi Modernisasi...
Perlu Evaluasi Modernisasi Alutsista dan Kesejahteraan Prajurit TNI
Dilengkapi Meriam Kaliber...
Dilengkapi Meriam Kaliber 40 mm, KRI Tuna-876 Perkuat Koarmada I
Berita Terkini
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved